Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Republik Ceko Buka Kerja Sama Furnitur dengan Jepara

13 Desember 2019, 16: 35: 18 WIB | editor : Ali Mustofa

KEPINCUT: Delegasi Republik Ceko melihat langsung proses produksi mebel Jepara. Mereka membuka peluang kerja sama ke depan.

KEPINCUT: Delegasi Republik Ceko melihat langsung proses produksi mebel Jepara. Mereka membuka peluang kerja sama ke depan. (YAYAN FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus Mebel Jepara kembali dilirik negara asing. Kedubes Republik Ceko yang ada di Indonesia melihat proses produksi mebel di Jepara langsung belum lama ini. Usai kedatangannya itu membuka peluang kerja sama dengan Jepara.

Empat delegasi datang ke Kota Ukir. Dipimpin Sekretaris Negara Menteri Urusan Luar Negeri Republik Ceko Miloslav Stasek. Selain bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dan mempererat hubungan bilateral, pertemuan itu juga membahas pengembangan industri furnitur di Kabupaten Jepara.

Mengawali kunjungannya, mereka meninjau sebuah industri mebel di Jalan Soekarno Hatta, Desa Ngabul, Tahunan. Satu per satu proses pengerjaan, mulai dari tahap awal hingga sentuhan akhir turut mereka saksikan. Tampak kagum dan antusias terpancar jelas di wajah mereka.

Di sela kunjungan, Miloslav Stasek mengapresiasi kualitas hasil kerajinan furnitur dari Jepara. Ia berharap antara Kabupaten Jepara dan Republik Ceko dapat terjalin sebuah kerja sama. Utamanya di bidang mebel kayu. Lebih lanjut, tak menutup kemungkinan juga dalam sektor-sektor lain dari Kabupaten Jepara. “Setelah ini kami tunggu di Jakarta, untuk pembicaraan lebih lanjut terkait yang akan ditawarkan ke kami,” kata dia.

Didampingi Dubes Republik Ceko untuk Indonesia Ivan Hotek, Direktur Kantor Sekretaris Negara Republik Ceko Arnost Kares, dan Wakil Menteri Keuangan Republik Ceko Karel Tyll. Miloslav Stasek melanjutkan kunjungannya di Sentra Industri Patung, Desa Mulyoharjo, Jepara.

Gayung bersambut. Kepala Disperindag Kabupaten Jepara Ratib Zaini pun menyanggupi. Namun langkah dan materi yang akan dibawa terlebih dahulu pihaknya komunikasikan dengan pimpinan. Sehingga manfaat setelah terjalinnya kerja sama dapat dirasakan masyarakat di Kabupaten Jepara. 

Diketahui, sektor mebel menjadi tulang punggung ekspor Jepara. kinerja ekspor furnitur dari kayu pada tahun lalu mencapai lebih dari USD 179 juta atau naik 7,3 persen, dibanding tahun sebelumnya sebesar USD 166,8 juta. Komoditas yang digeluti 386 eksportir tersebut, pada semester pertama tahun ini telah mencapai USD 98,7 juta juta.

“Dengan adanya peluang ini. Jika terealisasi nilai ekspor bisa bertambah dengan hadirnya Ceko sebagai negara tujuan ekspor,” imbuhnya. 

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia