Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Blora

Penyebab KA Barang Angkut 1.136 Ton Semen Terguling di Blora

Perjalanan 120 Kereta Api Terganggu

13 Desember 2019, 14: 44: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

JADI TONTONAN: Personel Daop 4 PT KAI Semarang mengecek gerbong kereta yang terguling di jalur II Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, kemarin siang.

JADI TONTONAN: Personel Daop 4 PT KAI Semarang mengecek gerbong kereta yang terguling di jalur II Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, kemarin siang. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA , Radar Kudus – Kereta api (KA) barang Nomor CC 2061321 terguling di emplasemen Stasiun Doplang kemarin siang sekitar pukul 11.15. Tepatnya di jalur II Stasiun Doplang, Kabupaten Blora. Kereta keluar jalur rel di Km 52+926.

Kereta api barang tersebut memiliki 20 gerbong. Mengangkut 1.136 ton semen dari Stasiun Kampung Bandan, Jakarta, menuju Stasiun Kalimas, Surabaya. Rangkaian kereta barang yang mengalami musibah urutan gerbong ke-10 sampai dengan urutan ke-20. Totalnya 11 gerbong. Untuk 1-9 gerbong tetap jalan ke Surabaya. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian juga masih dalam penghitungan.

Humas Daop 4 PT KAI Semarang Krisbiantoro mengatakan, penyebab tergulingnya 10 gerbong kereta barang sementara masih dalam pengusutan petugas. Sehingga belum bisa dipastikan penyebabnya.

EVAKUASI: Petugas mengevakuasi semen muatan kereta barang yang terguling.

EVAKUASI: Petugas mengevakuasi semen muatan kereta barang yang terguling. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

”Kami PT KAI khususnya Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan perjalanan kereta api lain, dengan adanya kejadian ini. Kami seluruh petugas KAI Daop 4 Semarang berusaha semaksimal mungkin untuk normalisasi jalur. Agar kedua jalur baik hulu maupun hilir lancar kembali,” terangnya.

Tergulingnya gerbong kereta api barang ini, sempat mengganggu perjalanan kereta api lain. Baik kereta barang maupun kereta penumpang. Totalnya mencapai 120 kereta api yang terganggu. Hanya ada 19 kereta api yang perjalanannya aman dan lancer, karena tidak melewati Daop 4.

Humas Daop 4 PT KAI Semarang Krisbiantoro mengaku, hingga sore kemarin sudah ada lima perjalanan kereta terganggu. Satu Kereta Penumpang Maharani. Sementara empat kereta barang tertahan di Stasiun Randublatung dan Cepu.

”Kita ecer biar perjalanan lancar. Total kereta api kita ada 139 kereta. Baik barang maupun penumpang. Untuk yang terganggu atau melewati Daop 4 ada 120 kereta,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, pihaknya akan memberlakukan jalur singgel track di jalur 4 secara bergantian. Sehingga perjalanan tetap bisa lancar. Sebab, mulai pukul 18.00 kereta penumpang sudah jalan.

Rangkaian gebong yang terguling ada 10 gerbong datar dan satu gerbong mengalami anjlok dua as roda. Selain itu, musibah ini mengakibatkan kerusakan material pada bantalan beton jalur kereta api. Meliputi dari 140 bantalan beton (jalur hulu), 77 bantalan beton (jalur 1 Stasiun Doplang), dan 45 bantalan wesel 31 Doplang. Sementara kerusakan rel pada jalur kereta api adalah 84 meter R.50 (jalur hulu), 47 meter R.50 (jalur 1). ”Berikutnya, kerusakan wesel (alat pengatur jalur kereta api) nomor wesel 31 pada jalur 1,” jelasnya.

Dia menambahkan, untuk emplasemen Stasiun Doplang tetap masih dapat digunakan untuk operasional kereta api. Baik dari barat maupun dari timur. ”Pola operasi yang digunakan adalah pengoperasian jalur tunggal yang masih berfungsi. Yaitu jalur hilir,” jelasnya.

Secara sigap petugas sarana menyiapkan kereta pertolongan yang sudah berangkat dari Stasiun Poncol, Semarang, pukul 13.08 dan sampai lokasi sekitar pukul 14.30. Kemudian segera melakukan evakuasi. Juga ada bantuan crane khusus dari Cirebon dan Solo. Crane dari Solo berangkat pukul 12.35 dan dari Cirebon pukul 12.40.

Krisbiantoro menambahkan, pihaknya juga telah menerjunkan 200-an petugas untuk menangani kecelakaan kereta ini. Sehingga bisa segera teratasi. ”Untuk sementara yang kami operasikan adalah rel 4. Kami upayakan sebelum 00.00 evakuasi selesai,” terangnya.

Pihaknya juga mengupayakan semen yang rusak bisa diselamatkan. ”Kalau ada yang rusak kami ganti,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Doplang AKP Bajuri mengungkapkan, penyebab anjlok dan tergulingnya gerbong kereta ini belum diketahui. Masih dalam penyelidikan. Memang sempat mengganggu arus kereta api lain. ”Yang masih aman jalur 4. Baik dari barat maupun utara. Kereta harus antre di jalur 4. Kami lakukan pengamanan supaya (barang dari kereta yang terguling berupa semen) tidak dijarah. Alhamdulilah kondisinya aman dan terkendali,” jelasnya.

Nandar, salah satu warga mengku, tergulingnya gerbong kereta ini, dimungkinkan akibat kelebihan muatan. Sebab rel patek hingga lepas. ”Keberatan muatan mungkin. Yang depan masih kuat. Saat di gerbong 10 mungkin sudah tidak kuat. Patek lepas. Rel ambrol. Kunciya kan di patek. Kalau sudah lepas ya wassalam,” ucapnya saat di lokasi kejadian.

Gunawan, warga lain mengaku tahu kereta api sudah terguling. ”Tahunya ada suara brak... brak... brak... Terus saya ke sini. Awalnya gerbong tidak kelihatan. Karena tertutup debu dari semen. Setelah beberapa lama baru kelihatan,” jelasnya di lokasi.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia