Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Sportainment

Menang 2-0, Persijap Jepara Bikin Ambyar Perseden Denpasar

13 Desember 2019, 13: 58: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

SENGIT: Pemain Persijap (kiri) berjibaku mempertahankan bola dari pemain Perseden Denpasar saat laga 32 besar Liga 3 Nasional di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, kemarin.

SENGIT: Pemain Persijap (kiri) berjibaku mempertahankan bola dari pemain Perseden Denpasar saat laga 32 besar Liga 3 Nasional di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, kemarin. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus – Persijap Jepara melakoni laga perdana babak 32 besar Liga 3 Nasional 2019 menjamu Perseden Denpasar di Stadion Gelora Bumi Kartini kemarin sore. Di laga itu, tuan rumah berhasil membuat ambyar Perseden dengan skor 2-0.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Persijap menurunkan skuad utama. Sebut saja nama-nama seperti Ridho, Eka, Yoga, Lutfi, Subhan, Pian, Zaenal, Rizky, Richard, Putra, dan Faldi. Namun, ada juga beberapa nama baru yang diturunkan sejak awal babak pertama. Di antaranya, Yoga dan Lutfi.

Persijap memiliki modal apik di laga ini. Sebab, selama fase grup, klub asal Jepara itu memiliki tren positif. Dari enam laga yang dijalani selama fase grup, Laskar Kalinyamat –julukan Persijap- berhasil memenangi lima laga dengan sekali seri. Praktis, Pian dan kawan-kawan mengoleksi 16 poin. Produktivitas golnya juga tak main-main. Persijap memasukkan 13 gol dengan hanya dua kali kebobolan.

Bermain sebagai tuan rumah, Persijap bermain menyerang. Terlihat dari permainan lewat flank kanan dan kiri. Tak sampai lima menit, Persijap sudah mengancam lewat Rizki. Sayang tandukan pemain bernomor punggung 10 itu, dapat ditepis kiper Perseden I Putu Febri. Pun di menit ke-9, pemain Persijap nomor punggung 13, Yoga berhasil mengancam lewat tandukannya. Sayang kiper Perseden masih sigap.

Selama 15 menit berlangsung, kedua tim menyuguhkan jual beli serangan. Tekanan demi tekanan dari kedua tim diperagakan. Tetapi solidnya lini belakang kedua tim membuat skor masih kacamata hingga turun minum.

Di babak kedua, Persijap masih mendominasi serangan lewat umpan silang dan umpan terobosan. Namun, lagi-lagi lini belakang tim tamu masih sigap menahan gempuran dari tuan rumah. Di menit ke-63, Rizki mendapatkan peluang di depan gawang Perseden. Sayang sepakannya justru melambung.

Sementara itu, anak asuh I Wayan Sukadana masih menggunakan gaya bermain serangan balik lewat umpan-umpan panjang. Di menit ke-72, pemain Persijap bernomor punggung 88, Nurdian dilanggar pemain belakang Perseden. Alhasil, wasit Muhammad Aidil asal Jakarta Selatan menunjuk titik putih. Rizki yang maju menjadi eksekutor berhasil menceploskan bola ke gawang. Skor 1-0 untuk Persijap.

Tertinggal, Perseden berusaha mengejar lewat permainan cepat dan umpan-umpan lambung ke jantung pertahanan Persijap. Namun, penampilan kiper Persijap Muhammad Ridho yang apik membuat skor 1-0 tak berubah.

Dewi fortuna berpihak kepada Persijap. Persijap berhasil menambah keunggulan lewat sepakan Arodi Uropdana yang berhasil memaksimalkan bola liar di depan gawang Perseden. Skor 2-0 untuk keunggulan Persijap. Skor ini bertahan hingga wasit Muhammad Aidil meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan.

Pelatih Persijap Jepara Sahala Saragih mengapresiasi kinerja anak asuhnya. ”Kami sempat buntu di babak pertama. Sampai ada lima kali perubahan strategi hingga akhirnya bisa menang 2-0," terangnya.

Sementara itu, Pelatih Perseden I Wayan Sukadana menyayangkan kepemimpinan wasit. ”Gol penalti (seharusnya) tak perlu terjadi. Sehingga mental pemain menurun dan terjadilah gol kedua," ujarnya. (vga)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia