Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Rembang

DPUTaru Rembang Klaim Proyek Infrastruktur Rampung Akhir Tahun Ini

12 Desember 2019, 15: 38: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

TERUS DIKEBUT: Pekerjaan penataan drainase di Jalan Clangapan-Pamotan terus dikebut. Ini karena progres pekerjaannya rendah.

TERUS DIKEBUT: Pekerjaan penataan drainase di Jalan Clangapan-Pamotan terus dikebut. Ini karena progres pekerjaannya rendah. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTaru), Kabupaten Rembang optimistis sejumlah proyek infrastruktur bakal tuntas pada akhir tahun ini. Salah satu caranya dengan melakukan mobilisasi tenaga dan peralatan.

 Kepala DPUTaru Kabupaten Rembang, Sugiarto mengakui, pihaknya sempat khawatir jika ada sejumlah proyek yang tidak terselesaikan. Hal itu, lantaran ada perubahan anggaran, sehingga lelang mundur.

Namun setelah diamati dan dilakukan evaluasi bersama ternyata perkembangannya sudah cukup baik. Sehingga dimungkinkan dapat terselesaikan semuanya. “Memang hanya harus dengan mobilisasi tenaga dan peralatan. Artinya yang memang diperlukan lembur harus lembur,” ujarnya.

Begitupun yang dibutuhkan tenaga harus menambah. Misalnya terkait pembangunan yang dikerjakan drainase, Clangapan, Rembang. Dirinya membenarkan progres di sana sebelumnya masih rendah.

Tetapi diklaim pekan ini sudah 75 persen. Jika sebelumnya hanya 40 persen. Praktis ada peningkatan prosentase cukup signifikan. Lonjakan tinggi dipengaruhi terkait ketercukupan peralatan penunjang.

”Drainase masalah u-ditch. Nilainya tinggi. Saat itu u-ditch belum terkirim di lapangan, sebaliknya ketika sudah terkirim progres langsung melonjak,” yakinnya.

Dia menambahkan, terkait pembangunan drainase hanya mengisi u-ditch. Sementara ini merupakan barang pabrikan. Sehingga tinggal merangkai dan menyusun. Setelah itu di bagian bawah diberi rabat beton.

“Sudah lebih dari 75 persen. Bahkan untuk penataan drainase yang berada di barat Galonan sudah cukup tinggi. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Tentu lonjakan progres tidak hanya di penataan drainase,” terangnya.

Dirinya terkait pekerjaan yang bersumber DAK. Tepatnya jalan Dresi-Sekararum yang statusnya sudah serah terima pertama. Jadi tinggal pencairan. Kemudian SDA terkait drainase irigasi Talang, 100 persen keuangan maupun fisiknya.

”Lalu drainase irigasi Pule, fisik sudah 100 persen dan keuangan 50 persen. Tetapi saat ini sudah proses pengajuan. Sehingga rata-rata secara umum optimistis dapat terkejar,” yakinnya.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lapangan melihat penataan drainase ruas jalan Clangapan-Japerejo, Pamotan memang ada perubahan signifikan. Proyek senilai Rp 4.959.579.590,27 tersebut hampir rampung.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia