Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Pati

Puskesmas Cluwak Raih Penghargaan Top 10 Inovasi Pelayanan Publik

12 Desember 2019, 14: 29: 41 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI KEJUTAN: Bupati Pati Haryanto saat menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng sebelum mendapatkan menerima penghargaan kemarin.

BERI KEJUTAN: Bupati Pati Haryanto saat menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng sebelum mendapatkan menerima penghargaan kemarin. (DOK HUMAS PEMKAB PATI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus – Puskesmas Cluwak mendapatkan penghargaan sebagai 10 top Inovasi Pelayanan Publik se Jateng kemarin. Penghargaan itu diserahkan kepada Bupati Pati Haryanto saat menghadiri undangan Pemprov Jateng di acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Melalui Media Komunikasi Elektronik.

Bupati Pati Haryanto mengaku terkejut dengan peroleh penghargaan yang diperoleh Puskesmas Kecamatan Cluwak yang ternyata menjadi salah satu instansi dengan pelayanan publik yang baik. Dan Haryanto tak menyangka jika penghargaan Top 10 Inovasi Pelayanan Publik ini juga diserahkan dalam kegiatan ini.

“Sebagai bentuk apresiasi, Pak Kepala Puskesmas Cluwak yang saya minta untuk menerima secara langsung piagam penghargaan itu. Karena sudah berhasil karena inovasi Cluwak Pregnancy Tool yaitu aplikasi sederhana yang berguna untuk memantau kepatuhan ibu hamil dalam memeriksakan kehamilannya,” kata Haryanto.

Menurut orang nomor satu di Bumi Mina Tani tersebut, inovasi yang diciptakan oleh Puskesmas Cluwak juga sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan untuk mendeteksi dini faktor resiko ibu hamil. Selain itu, keuntungannya bagi masyarakat adalah, ibu hamil menjadi patuh dalam memeriksakan kehamilannya sehingga faktor-faktor resiko yang ada pada ibu hamil terdeteksi dan terinventarisai dengan baik.

“Kalau faktor-faktor resiko terdeteksi sejak awal tentu saja akan bermanfaat bagi tenaga kesehatan dalam mengambil keputusan saat proses persalinan. Yang pada akhirnya juga dapat membantu mencegah dan mengurangi angka kematian ibu bersalin,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Herru Setiadhie yang membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan, pemkab beserta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Jawa Tengah harus diajak untuk terus adaptif, produktif, serta inovatif dalam upaya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia