Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Jepara

Berkat Kartu JKN-KIS, Penderita DM Dapat Layanan Kesehatan Gratis

12 Desember 2019, 11: 09: 26 WIB | editor : Ali Mustofa

TERBANTU: Nur Khamid menunjukkan kartu JKN-KIS yang dipakainya berobat belum lama ini.

TERBANTU: Nur Khamid menunjukkan kartu JKN-KIS yang dipakainya berobat belum lama ini. (EMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus - Bagi Nur Khamid progam JKN-KIS sangatlah membantu. Terlebih bagi dirinya yang harus menjalani pengobatan rutin sejak 2017 lalu. Berkat kartu JKN-KIS yang dimilikinya, selama ini dia bisa mendapat layanan kesehatan secara gratis.

Laki-laki yang beralamat di RT 16/RW 6, Desa Surodadi, Kedung, ini menceritakan, pada 2017 lalu dia dirawat akibat sakit TB Paru. ”Saat itu dirawat gratis karena saya sudah punya JKN-KIS. Saya juga tidak mengeluarkan iuran karena masuk penerima bantuan iuran (PBI),” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Usai dirawat, pengobatannya tidak berhenti. Pada 2018 dia diketahui menderita diabetes melitus (DM) dan harus kontrol secara rutin. ”Saya menjalani pengobatan di RS Graha Jepara. Pada 2018 untuk gula saya kontrol kadang dua pekan sekali. Kadang sebulan sekali,” tuturnya.

Baru-baru ini, dia juga menjalani operasi Hernia di RS Graha Husada. ”Alhamdulillah berkat JKN-KIS pengobatan sampai operasi semua gratis,” tuturnya.

Karena menderita DM, Nur Khamid menyampaikan, dia dirawat sampai dengan pascaoperasi. ”Jadi selama ini yang katanya hanya dapat jatah rawat inap tiga hari itu tidak benar,” ungkapnya.

Pascaoperasi,  dirinya harus menstabilkan gula darahnya terlebih dahulu. ”Meski begitu saya mendapat pelayanan yang bagus. Tidak dibeda-bedakan dengan pasien lainnya,” ungkapnya.

Mengenai kartu JKN-KIS yang dimilikinya, Nur Khamid menyatakan, dia mendapatkan dari pihak desa. ”Sudah lama punya kartu ini. Semua anggota keluarga saya punya,” tuturnya.

Dia berharap, program JKN-KIS dari pemerintah ini bisa terus berjalan. ”Karena saya sendiri sudah merasakan manfaatnya. Semoga orang-orang yang tidak mampu seperti saya juga bisa merasakan yang sama,” imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia