Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Kudus

Jadi Langganan Banjir, Kepala Desa di Kudus Wadul ke Dewan

11 Desember 2019, 11: 48: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI SOLUSI: Ketua DPRD Kudus Masan menjelaskan solusi untuk mengatasi persoalan banjir di Desa Golan Tepus saat audiensi kemarin.

BERI SOLUSI: Ketua DPRD Kudus Masan menjelaskan solusi untuk mengatasi persoalan banjir di Desa Golan Tepus saat audiensi kemarin. (GALIH ERALAMBANG W/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Pemerintah Desa Golan Tepus, Kecamatan Mejobo melakukan audiensi dengan DPRD Kudus dan instansi terkait kemarin. Mereka meminta pemerhatian terhadap pembangunan drainase dan normalisasi sungai. Mengingat di daerah tersebut sering dilanda banjir tiap tahunnya.
Audiensi yang digelar di DPRD Kudus tersebut dihadiri beberapa instansi. Mulai camat Mejobo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, dan anggota DPRD Kudus. Ada tiga hal yang diajukan oleh pihak desa. Terkait lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati, normalisasi sungai, dan pembangunan drainase.
Kepala Desa Golan Tepus Taufiq mengatakan, di daerahnya sering terjadi banjir. Maka dari itu harus ada tindak lanjut dari Pemkab Kudus. Ia meminta agar ada normalisasi di sungai dan pembangunan saluran air atau drainase.
”Setelah audiensi ini ada harapan yang jelas. Karena saat mengusulkan di Musrenbang tingkat kecamatan, sektor pembangunan masuknya belum maksimal,” ungkapnya.
Jika tidak dilakukan pembangunan, imbasnya di Desa Golan Tepus akan terjadi banjir tahunan. Mengingat saluran air di Desa Tenggeles sudah dilakukan normalisasi. Akibatnya air tersebut akan limpas di desanya.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, pihaknya akan berupaya memfasilitasi penuntasan masalah tahunan tersebut. Langkahnya, akan dianggarkan melalui APBD Perubahan 2020. Jika dirasa belum mampu, akan dianggarkan lewat APBD 2021.
Kabid Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo menyatakan, pembangunan yang diajukan kades Golan Tepus jadi kewenangan lintas sektor. Mulai dari Pemkab Kudus hingga pemerintah pusat.

Dia menjelaskan untuk pembangunan drainase di Desa Golan Tepus ada yang sudah diajukan ke LKPD. Serta ada yang belum. Ada tiga ruas saluran air yang diajukan pembangunannya. Jalan Sumber-Mejobo, Jalan Rawu-Golan Tepus, dan penghubung Dukuh Golan ke Dukuh Tepus.
Lebih lanjut, pembangunan itu akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya akan fokus pembangunan dari hilir terlebih dahulu. Kemudian berlanjut ke hilirnya. ”Sesuai arahan dari Pak ketua DPRD Kudus, pembangunan akan dilakukan pada 2021. Sementara normalisasi Sungai Piji dan Dawe kewenangannya berada di BBWS Pemali Juwana,” ungkapnya.

Sementara pembangunan drainase di jalan Sumber-Mejobo akan menelan dana sekitar Rp 600 juta. Kemudian di Dukuh Golan-Dukuh Tepus menelan dana Rp 500 juta. Sementara di titik Jalan Rawu-Golan Tepus menelan anggaran Rp 500 juta. (gal)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia