alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Aksi Sekawanan Lutung Liar di Kudus Rusak Tanaman dan Rumah Warga

10 Desember 2019, 15: 32: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

Aksi Sekawanan Lutung Liar di Kudus Rusak Tanaman dan Rumah Warga

KUDUS, Radar Kudus  - Sejumlah warga di Dukuh Bakran, Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kudus diresahkan dengan aksi sekawanan lutung liar. Hewan yang memiliki ekor sekitar 1 meter tersebut merusak tanaman di kebun warga. Tak hanya itu lutung liar ini juga merusak atap rumah dan perabotan rumah warga.

Pasimah, 60, merupakan salah satu warga yang menjadi korban aksi sekawanan lutung. Pagi kemarin sekitar pukul 06.30 salah satu lutung liar masuk ke rumahnya. Lutung yang disebutnya memiliki ukuran sebesar balita tersebut merusak perabotan dapur miliknya.

”Saya kaget tiba-tiba melihat lutung itu berada di kayu penyangga atap. Saat saya teriak panggil pak RT, lutungnya turun dan menabrak termos hingga jatuh dan pecah,” jelas perempuan yang rambutnya mulai memutih ini.

Kawanan lutung ini hampir setiap hari berkeliaran di wilayah Dukuh Bakaran, RT 1/RT 8, Desa Piji, Dawe, Kudus. Dari pengamatan warga, kawanan lutung liar ini berjumlah empat ekor. Namun balakangan ini jumlahnya berkurang. Tinggal satu ekor.

Ketua RT 1 Ansori menuturkan, serangan lutung liar ini sudah berlangsung sekitar hampir dua bulanan. Namun aksi pengerusakan atap warga baru sekitar dua pekan. Sebelum menyerang pemukiman warga, kawanan lutung liar ini hanya merusak tanaman di kebun warga.

”Banyak genteng warga yang dicongkel. Bahkan belakangan ini juga masuk rumah. Buah-buahan di kebun warga habis dimakan,” ujarnya.

Kepala Desa Piji Nurul Mustain mengatakan, kawanan lutung ini berasal dari Desa Ternadi. Mereka turun untuk mencari makanan. Sebab, di daerahnya memang terbilang cukup banyak hasil alam.

”Kalau di Ternadi banyak. Mungkin persediaan makanan di sana (Desa Ternadi, Red) sudah habis. Jadi turun,” imbuhnya.

Meskipun kawanan lutung liar ini tidak melukai warga, namun warga merasa was-was. Pihak desa telah meminta bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus untuk penanganan kasus ini. Sebab, saat ini masyarakat sudah kewalahan dengan aksi sekawanan lutung liar ini.

”Kami minta bantuan BPBD untuk mengusirnya. Agar warga kembali nyaman,” tutur Nurul.

Permintaan ini direspon cepat oleh BPBD. Sejak Minggu (8/9) hingga kemarin tim relawan BPBD tampak bersiaga dengan senapan angin. Namun hingga siang kemarin mereka belum berhasil menangkap kawanan lutung liar ini.

”Kami sudah turunkan tim sejak kemarin (Minggu, Red). Tapi belum berhasil ditangkap,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kudus Wiyoto.

(ks/daf/zen/top/JPR)

 TOP