alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Percepatan Pembangunan Bisa Dongkrak Perekonomian di Jepara

05 Desember 2019, 12: 38: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

TINJAU: Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengecek pembangunan fisik di salah satu titik pembangunan baru-baru ini. Percepatan pembangunan infrastruktur didorong untuk mendongkrak sektor perekonomian.

TINJAU: Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengecek pembangunan fisik di salah satu titik pembangunan baru-baru ini. Percepatan pembangunan infrastruktur didorong untuk mendongkrak sektor perekonomian. (DISKOMINFO FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus – Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Beberapa pekerjaan dilaksanakan tahun ini. Percepatan pembangunan infrastruktur ini, sebagai pilar penggerak sektor perekonomian masyarakat.

Kepala Bagian Pembangunan dan Pengadaan Barang/Jasa Sekda Jepara Hasannudin Hermawan mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan untuk kepentingan masyarakat secara luas. Mulai dari pasar, jalan, hingga fasilitas umum penunjang lain.

Ia mencontohkan, overlay dan pelebaran Jalan Sultan Hadlirin mulai dari Ngabul sampai Mantingan menghabiskan Rp 12 miliar. Dengan peningkatan jalan tersebut, diharapkan memudahkan masyarakat dalam menjalankan usaha. Diketahui, sepanjang jalan tersebut didominasi usaha furnitur.

”Akses wisata juga semakin mudah. Wisatawan nyaman. Melalui jalan itu bisa menuju makam Sultan Hadlirin maupun wisata Pantai Teluk Awur,” katanya.

Sementara Pasar Bangsri, tahun ini memasuki tahap pembangunan lanjutan. Anggaran yang dikucurkan Rp 24 miliar. Dengan percepatan pembangunan pasar ini, akan mendorong sektor ekonomi masyarakat. Fasilitas pasar tidak lagi terbatas, sempit, dan kumuh.

Sementara itu, secara kumulatif hingga November terjadi peningkatan realisasi fisik kegiatan pada bulan yang sama tahun ini, dibanding bulan yang sama pada tahun lalu. Dari semua perangkat daerah yang melaksanakan kegiatan fisik, realisasinya mencapai 84,77 persen. Sedangkan tahun lalu baru mencapai 82,24 persen. Terdapat kenaikan 2,53 persen capaian realisasi fisik.

Hal ini disampaikan Sekda Jepara Edy Sujatmiko saat mengevaluasi pelaksanaan kegiatan APBD Jepara pada rapat koordinasi pengendalian operasional kegiatan APBD Jepara 2019 kemarin di pendapa. ”Pimpinan perangkat daerah selaku pengguna anggaran, pimpinan program/kegiatan, PPTK, dan pejabat pembuat komitmen harus melakukan pemantauan secara menyeluruh terhadap penyelesaian kegiatan di bawah lingkup tugasnya. Administrasi dan pelaporan juga dicermati,” katanya.

Melalui evaluasi ini, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi bisa untuk mempersiapkan pembangunan tahun depan. Sehingga proses pembangunan ini pada akhirnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Infrastruktur tak bisa dipisahkan dari sektor lain. Seperti sektor ekonomi dan pariwisata. ”Muaranya apa yang dilakukan perangkat daerah ini, kembali untuk masyarakat. Perangkat daerah tak lagi berdiri sendiri. Tapi saling bersinergi,” imbuhnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP