Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Rembang

Duh, Baru Dua Pekan Diresmikan, Kubah Masjid di Rembang Ambrol

04 Desember 2019, 10: 38: 11 WIB | editor : Ali Mustofa

Duh, Baru Dua Pekan Diresmikan, Kubah Masjid di Rembang Ambrol

REMBANG, Radar Kudus - Kubah masjid Jami’ Baitul Ma’mur, Desa Karangasem, Kecamatan Sedan, yang baru dua pekan diresmikan, Selasa (3/12), sekitar pukul 10.30 WIB  tiba-tiba ambrol. Kuat dugaan kubah berukuran 10x20 meter itu ambrol karena konstruksi yang buruk.

Tak ada hujan dan angin saat atap utama berbentuk limasan dengan material blok cor dan kayu jati tersebut ambrol. Selain itu, tak ada aktifitas warga di dalam masjid, sehingga tak ada korban jiwa.

Kapolsek Sedan Ipda Rohmad yang turun ke lokasi mengamini jika penyebab runtuhnya bangunan karena tidak kuatnya blok cor yang menopang atap limasan dan kubah sehingga atap roboh.

CEK LOKASI: Kapolsek Sedan Iptu Rohmad bersama masyarakat mengecek lokasi ambrolnya masjid Jami’ Baitul Ma’mur, Desa Karangasem, Kecamatan Sedan, Selasa siang (3/12).

CEK LOKASI: Kapolsek Sedan Iptu Rohmad bersama masyarakat mengecek lokasi ambrolnya masjid Jami’ Baitul Ma’mur, Desa Karangasem, Kecamatan Sedan, Selasa siang (3/12). (POLSEK SEDAN FOR RADAR KUDUS)

”Karena tidak punya konsultan. Mungkin salah di perencanaan, sehingga konstruksi tidak kuat dan akhirnya roboh,” ungkapnya.

Tak kuatnya konstruksi juga dikarenakan bangunan tidak langsung jadi, sebab dibangun menyesuaikan dana bantuan masyarakat. “Jadi dibangun sedikit-sedikit, menyesuaikan anggaran. Hingga bangunan jadi sekitar pertengahan bulan November lalu,” terangnya.

Akibat musibah ini, pihak kepolisian memperkirakan kerugian mencapai Rp 250 juta.

“Pembanggunannya menggunakan swadaya dari masyarakat,” imbuhnya.

Menurut pengamatannya, tiang maupun pilar bangunan di bagian serambi masih tampak kokoh. Yang runtuh hanya kubah utama di sisi tengah. Meski demikian jika diadakan pembersihan puing-puing atap kubah masjid, pihaknya tetap mengimbau selalu berhati-hati.

Usai kejadian tersebut, sejumlah warga masih melakukan koordinasi untuk membersihkan puing-puing bangunan. Pihak kepolisian tak memasang polis line di lokasi karena tempat ibadah. Untuk sementara  jamaah masjid dicarikan tempat yang lebih aman. ”Soal lokasi sementara. Masih kami bahas dengan pengurus,” ungkap Supriyadi Bendahara Masjid Batul Ma’mur saat dihubungi kemarin.

Pihkanya enggan berspekulasi soal penyebab runtuhnya kubah masjid. Namun begitu pihaknya membenarkan jika bangunan baru rampung dikerjakan sekitar dua pekan lalu. ”Baru rampung dicat dua minggu lalu,” imbuhnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia