Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Usai Dibuka, Ribuan Tanaman Alun-alun Pati Ditambal Sulam

03 Desember 2019, 16: 01: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

MASIH PEMELIHARAAN: Sejumlah warga Pati mengunjungi Alun-alun Kabupaten Pati dan menikmati suasana sore kemarin. Rekanan masih melakukan pemeliharaan.

MASIH PEMELIHARAAN: Sejumlah warga Pati mengunjungi Alun-alun Kabupaten Pati dan menikmati suasana sore kemarin. Rekanan masih melakukan pemeliharaan. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus – Pascapekerjaan proyek revitalisasi Alun-alun Pati 5 Oktober lalu, rekanan pemenang tender Rp 8,8 miliar itu masih melakukan pemeliharaan selama enam bulan setelah penyerahan. Bahkan, sudah ada seribu tanaman lebih ditambal sulam karena layu. Termasuk kerusakan fasilitas alun-alun usai dibuka untuk umum telah diperbaiki.

Pelaksanan rekanan Alun-alun Pati Ahmad mengaku, proyek itu sudah diserahkan kepada Pemkab Pati 5 Oktober lalu. Namun baru diresmikan akhir November karena tanaman dan rumput membutuhkan pemeliharaan terlebih dahulu supaya tumbuh maksimal. Terkait beberapa fasilitas yang rusak termasuk rumput yang diinjak-injak warga setelah dibuka, pihaknya mengaku telah membenahinya.

“Rumput jenis zeosia yang ditanam di lapangan alun-alun memang sangat bagus tapi pertumbuhannya sedikit lambat dan butuh perawatan lebih. Sedianya, rumput tersebut dibiarkan tumbuh terlebih dahulu selama satu tahun sebelum dibuka untuk masyarakat umum. Di luar daerah bahkan baru dua tahun baru dimanfaatkan,” jelasnya.

Karena sudah dibuka dua bulan setelah pekerjaan, maka pihaknya yang akan membenahinya. Karena sesuai aturan enam bulan pascapekerjaan masih dalam pemeliharaan pihak rekanan. Bahkan selama pemeliharaan sebelum pagar proyek dibuka, pihaknya sudah menyulam seribu tanaman perdu yang layu.

“Banyak tanaman yang layu karena cuacanya sangat panas. Untuk merawat tanaman alun-alun, harus disiram lebih sering selama kemarau. Rumput alun-alun saat ini tiga kali dalam sehari harus disiram. Penyiraman menggunakan timer. Penyiraman sekali selama 15 menit. Ini supaya rumput tumbuh maksimal dan hijau,” katanya.

Kali pertama rumput itu ditanam, masih dalam keadaan kering. Namun setelah dua bulan dipelihara sudah terlihat hijau. Jika nanti memasuki musim hujan, maka rumput akan tumbuh lebih maksimal. Saat ini sudah banyak papan peringatan untuk tidak menginjak tanaman dan rumput. Petugas Satpo PP Pati secara bergantian juga melakukan pengawasan di kawasan Alun-alun Pati selama 24 jam. 

(ks/him/put/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia