Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Ternyata Ini Alasan Pemkab Kudus Tak Pangkas Tenaga Kontrak

03 Desember 2019, 14: 58: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

NASIB PASTI: Ribuan tenaga kontrak dan oursorcing berkumpul di halaman pendopo Kudus setelah usai mengikuti apel pagi kemarin. Plt Bupati Kudus Hartopo memastikan tidak ada pemangkasan tenaga kontrak dan outsorcing.

NASIB PASTI: Ribuan tenaga kontrak dan oursorcing berkumpul di halaman pendopo Kudus setelah usai mengikuti apel pagi kemarin. Plt Bupati Kudus Hartopo memastikan tidak ada pemangkasan tenaga kontrak dan outsorcing. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Nasib tenaga kontrak dan outsorcing (TKO) terus dipertimbangkan oleh Pemkab Kudus. Plt Bupati Kudus memastikan tidak akan melakukan pemangkasan. Untuk optimalisasi kerja, pihaknya bakal melakukan uji kompetensi kepada masing-masing tenaga kontrak setiap OPD.

Plt Bupati Kudus Hartopo mengatakan, tenaga kontrak masing-masing OPD masih bisa berkerja seperti biasa. Tidak dipangkas. Namun tenaga kontrak bakal diberikan ujian kompetensi. Langkah itu sebagai  pembuktian tenaga kontrak benar-benar memenui standar kualifikasi.

”Artinya ini tidak ada pemangkasan. Namun kami akan melakukan uji kompetensi,” ungkapnya.

Hartopo menambahkan, jika uji kompetensi itu tak sesuai hasilnya. Tenaga kontrak akan dipindah job desk-nya. Agar efektif dan mampu menyelesaikan tugas.

 Selain itu, pihaknya meminta tenaga kontrak menjunjung tiga nilai. Yakni kejujuran, disiplin, dan loyalitas. Tiga aspek tersebut harus dimiliki setiap tenaga kontrak. Lantaran untuk menciptakan profesionalisme dalam bekerja.

”Jika salah satu aspek itu tak dimiliki dipastikan akan mengganggu pekerjaan. Maka nilai itu tak bisa dipisahkan,” katanya.

Sedangkan untuk penambahan tenaga kontrak, kata Hartopo, harus mengacu pada analisis beban kerja (ABK) dimasing-masing OPD. 

Sementara data yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Kudus jumlah tenaga outsorcing dan tenaga kontrak pada Ranperda APBD 2020 jumlahnya sebesar 1.231. Pemkab Kudus menganggarkan Rp 25,469 miliar. Sedangkan setelah pembahasan RAPBD 2020 jumlah tenaga outsorcing dan tenaga kontrak di tiap OPD sebanyak 1.174 orang. Pemkab menganggarkan Rp 30,034 miliar. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia