Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Petugas Gabungan Ringkus Lima Blandong, Empat Masih Buron

03 Desember 2019, 13: 31: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

BARANG BUKTI: Kayu jati hasil pencurian berdiameter sekitar 40 sentimeter berhasil diamankan anggota Polres Blora dan tim gabungan.

BARANG BUKTI: Kayu jati hasil pencurian berdiameter sekitar 40 sentimeter berhasil diamankan anggota Polres Blora dan tim gabungan. (POLRES BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Radar Kudus – Lima pelaku pencurian kayu atau blandong diciduk Tim Resmob Sat Reskrim Polres Blora, Polda Jateng, bersama Polhut KPH Cepu. Lima pelaku itu ditangkap di lima tempat yang berbeda. Sedangkan empat lainnya masih buron.

Komplotan itu melancarkan aksinya (8/11)  kemarin. Sekitar pukul 19.00. Di lokasi hutan petak 7091 RPH Cabak, BKPH Cabak, KPH Cepu turut Desa Cabak, Kecamatan Jiken. Kapolres Blora AKBP Antonius Anang menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi aktivitas bongkar muat kayu jati. Yang diduga tidak dilengkapi dokumen resmi. Ketika petugas gabungan melakukan patroli hutan. Ada truk yang berada ditengah hutan. Dan tidak ada pemiliknya.

”Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ditemukan potongan gelondongan kayu jati di dalamnya,” katanya.

Setelah diselidiki, lima dari sembilan pelaku berhasil diamankan di tempat yang berbeda. Selain itu juga ada barang bukti satu truk. Dan 10 batang kayu jati gelondongan. Berdiameter 40 sentimeter. ”Empat pelaku yang lain masih dalam DPO (Daftar Pencarian Orang, Red),” imbuhnya.

Kasat Reskrim AKP Heri Dwi Utomo menambahkan, pelaku pencurian kayu itu memiliki peran masing-masing. Ada yang jadi mata-mata, menebang, dan mengangkut. Pelaku terjerat pasal 12 huruf (C) jo pasal 82 ayat 1 huruf (C) UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. ”Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” katanya. (vah)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia