Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Difasilitasi Perizinan, Produk UMKM Bisa Masuk Alfamart

03 Desember 2019, 10: 30: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

SOSIALISASI: Kepala Dinas Koperasi UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto membuka pelatihan ritel modern bagi pelaku UMKM kemarin.

SOSIALISASI: Kepala Dinas Koperasi UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto membuka pelatihan ritel modern bagi pelaku UMKM kemarin. (ALFAMART FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk, selaku pemilik jaringan ritel Alfamart, menggelar pelatihan ritel modern bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara dan sekitarnya kemarin. Pelaku UMKM ini, berpeluang memasukkan produknya di Alfamart dengan kemudahan prosedur perizinan.

Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskop UKM Nakertrans) Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto turut hadir dan membuka pelatihan ini. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pengusaha kecil. Sebagian besar bergerak di bidang produk olahan makanan, snack, dan minuman.

Kegiatan yang diinisiasi Alfamart itu, mendapat apresiasi positif dari Eriza. Bahkan, secara khusus pihaknya akan memasilitasi perizinan, utamanya sertifikat halal. ”Kami akan fasilitasi tak kurang 15 pelaku usaha kecil untuk mendapatkan sertifikasi halal. Harapannya, bisa dimanfaatkankan pelaku UMKM secara maksimal. Karena masalah izin menjadi salah satu kendala bagi UMKM, " kata Eriza di Joglokebon Jepara.

Dicontohkan, produk snack misalnya, sudah ada label di kemasannya, namun nomor Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) masih kosong. Hal ini nantinya akan difasilitasi.

Melalui kegiatan tersebut, harapannya sebagian besar peserta juga mendapat bekal yang berharga dan bermanfaat untuk menjalankan usaha. Utamanya dengan melengkapi perizinan.

”Apa yang dilakukan Alfamart ini sangat positif. Karena Alfamart memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk turut maju dan berkembang,” terangnya. 

Dengan adanya pelatihan UMKM tersebut, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Terutama pemilik usaha kecil di Bumi Kartini. Mengingat produk UMKM di Kabupaten Jepara cukup beragam dan memiliki kualitas yang baik.

”Harapannya produk UMKM tersebut bisa masuk ke Alfamart yang tentunya harus menjalani proses sesuai dengan persyaratan dan mekanisme yang ada," harapnya.

Deputi Branch Manager Alfamart Rembang Supriyanto mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya perusahaan, agar UMKM bisa tumbuh dan berkembang. ”Hal ini sesuai dengan visi perusahaan. Yakni menjadi jaringan ritel terkemuka yang berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil. Juga sebagai bagian CSR perusahaan,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam pelatihan ini, Alfamart berbagi materi bagaimana produk dari usaha kecil bisa masuk ke Alfamart. Baik mekanisme maupun syarat yang ditetapkan, seperti masalah perizinan, jenis produk, hingga packaging atau kemasan.Secara umum apa yang telah disampaikan tim Alfamart dalam pelatihan ini, merupakan upaya untuk mendorong para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya ke jaringan toko Alfamart,” imbuhnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia