Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Gagas Industri 4.0, BNI Syariah Kudus Gandeng 13 Sekolah

03 Desember 2019, 08: 22: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI PAPARAN: Direktur Mawaddah Center for Training Coaching Sofyan Hadi menyampaikan materi soal Platform Sekolah Pintar di era 4.0 yang digagas BNI Syariah Cabang Kudus di ruang Muria hotel @Hom Kudus kemarin.

BERI PAPARAN: Direktur Mawaddah Center for Training Coaching Sofyan Hadi menyampaikan materi soal Platform Sekolah Pintar di era 4.0 yang digagas BNI Syariah Cabang Kudus di ruang Muria hotel @Hom Kudus kemarin. (VEGA MA'ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus Bank BNI Syariah Kudus menggelar acara Platform Sekolah Pintar di era 4.0 yang digelar Senin (2/12) pukul 08.30 di ruang Muria hotel @Hom Kudus kemarin. Sesi acara itu mengambil tema Hasanah Digital for Education Management.

Hadir pada acara itu General Manager Transaksional Bisnis Division PT. Bank BNI Syariah Agusta Rinaldi. Lalu Manager Transaksional Bisnis Division PT. Bank BNI Syariah Kudus Eko Suharsono, Kepala Branch Manager Bank BNI Syariah Kudus Hadi Suseno. Komisaris PT BPRS Saka Dunia Mulia Kudus Alfi Hidayat, dan Direktur Mawaddah Center for Training Coaching Sofyan Hadi.

Acara itu mengundang 13 institusi lembaga pendidikan meliputi yayasan, sekolah, dan pondok pesantren se-Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara. Di antaranya Yayasan Arwaniyah Kudus, SMK Raden Umar Said Kudus, Yayasan Assaidiyah Al Qudsy, Yayasan Perguruan Al Islam Kudus, Ponpes Muhammadiyah Kudus, Yayasan Nadira Ummul Yatama, Yayasan Asem Bungkuk Pati, SMK Negeri I Kudus, SMA Negeri I Kudus, Yayasan Pendidikan Islam Ma’ahid, Yayasan Salafiyah Pati, Pondok Pesantren Al-Mawaddah, dan pondok Balekambang Jepara.

Kepala Branch Manager Bank BNI Syariah Kudus Hadi Suseno menyampaikan, perkembangan teknologi sebagai penunjang pendidikan teramat pesat. ”Bank BNI Syariah dituntut untuk memberikan produk penunjang pendidikan di sekolah,” terangnya.

Senada Komisaris PT BPRS Saka Dunia Mulia Kudus Alfi Hidayat menyampaikan sekolah harus siap. 4.0. ”Suka tidak suka dan mau tidak mau sekolah harus siap menerima gebrakan teknologi,” ujar dia

Diskusi acara itu diisi oleh Direktur Mawaddah Center for Training Coaching Sofyan Hadi. Dia menyampaikan platform ini dapat membantu pendidikan di Indonesia. ”Di abad 21 ini tepatnya di 2011 sudah harus digital. Jadi BNI harus punya platform itu,” ujar dia.

Dia menambahkan, saat ini Indonesia sudah mengalami empat tahap revolusi. Yakni 1.0,2.0,3.0 dan 4.0. Menurutnya di era 4.0 sekarang ini guru harus lebih tahu terlebih dahulu sebelum siswa mengetahui. ”Guru harus cepat berproses. Yakni menerapkan teknologi pendukung seperti Youtube, Google Classroom, Power Point, Mind Map, Adobe Flash dan Afobe Spark,” imbuhnya. (vga)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia