Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan
SDN Kutoharjo 03, Sekolah Adiwiyata Nasional

Terapkan Pendidikan Lingkungan, Pungut Sampah sebelum Masuk Sekolah

02 Desember 2019, 15: 32: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

ASRI: Lingkungan SD Negeri Kutoharjo 03 yang bersih dan rapi karena pembiasaan anak yang mencintai lingkungan.

ASRI: Lingkungan SD Negeri Kutoharjo 03 yang bersih dan rapi karena pembiasaan anak yang mencintai lingkungan. (sdn kutoharjo 03 for radar kudus)

Share this      

PATI, Radar Kudus – Setiap hari siswa-siswi SD Negeri Kutoharjo 03 dibiasakan mencintai lingkungan. Hal itu dilakukan dengan gerakan pungut sampah sebelum masuk sekolah dan saat istirahat. Hasilnya lingkungan sekolah ini terlibat bersih dan rapi.

Pagi hari sebelum masuk kelas, anak-anak diajak untuk bersih-bersih lingkungan, dan memungut sepuluh biji sampah yang ada di sekitarnya. Baik sampah plastik, kertas bekas atau lainnya. Sampah yang dipungut dimasukkan kantong berdasar jenisnya. Organik dan anorganik.

”Kami memang sejak dini membiasakan anak-anak untuk cinta lingkungan. Melalui hal-hal kecil seperti itu yang harus dibiasakan,” kata Guru Mapel PJOK Puji Widi Astuti, yang juga menjadi ketua tim adiwiyata di sekolah tersebut.

(sdn kutoharjo 03 for radar kudus)

Awalnya, pembiasaan itu cukup sulit. Terutama untuk anak-anak baru di kelas I. Namun setelah satu tahun dibiasakan langsung gampang dan sadar dengan sendirinya terhadap kebersihan lingkungannya. ”Mulai kelas II hingga kelas IV sudah tidak ada masalah.” Paparnya.

Di sekolah ini juga disediakan bank sampah. Anak-anak bisa menabung sampah. Para guru juga mendorong siswa-siswinya untuk gemar menanam. Baik tanaman hias maupun pohon buah-buahan.

”Pohon-pohon ini dulu yang menanam juga siswa-siswi kami. Mungkin sekarang sudah SMA mereka,” imbuhnya. Di halaman sekolah ini suasananya adem. Meskipun di tengah perkotaan. Ada pohon mangga, juga pohon sukun yang ditanam. Di pojok-pojok juga banyak tanaman hias. Hijau segar dipandang mata.

Tak heran dalam beberapa tahun ini, sekolah yang berada di Jalan Dr Susanto Nomor 129 ini kerap menyabet juara seperti lomba sekolah sehat. ”Kami juga membiasakan anak untuk gemar membaca buku. Setiap hari anak-anak disuruh membaca kemudian setelah selesai anak-anak ditugasi membuat resensi sederhana. Ini menjadi salah satu cara kami untuk membiasakan diri anak-anak untuk menyukai bacaan,” jelasnya.

Untuk menunjang minat baca siswanya itu, di depan perpustakaan juga dibuat taman kecil. Ada tempat-tempat duduknya di bawah rindang pohon mangga. Di taman baca itu disediakan bacaan koran-koran seperti Koran Jawa Pos dan Radar Kudus.

”Perpustakaan kami juga pernah menjadi juara perpustakaan nomor 3 nasional. Karena pengelolaannya yang baik dan ketersediaan bacaan yang beragam,” imbuhnya.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia