Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

18 Pebulutangkis Muda Mendapat Beasiswa Audisi Bulu Tangkis Djarum

02 Desember 2019, 12: 52: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

KEMBALIKAN KOK: Pebulutangkis belia Mikael Orlando berusaha mengembalikan kok saat mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati.

KEMBALIKAN KOK: Pebulutangkis belia Mikael Orlando berusaha mengembalikan kok saat mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – PB Djarum telah mengumumkan 18 atlet yang berhasil meraih beasiswa dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Mereka merupakan atlet dari kelompok usia U-11 dan U-13. Pengumuman itu dilangsungkan pada Sabtu (30/11) di GOR Djarum, Kudus. Pebulu tangkis muda itu, resmi mendapatkan beasiswa Audisi Umum setelah melalui rangkaian karantina selama sepekan di asrama PB Djarum.

Sebanyak 18 atlet yang lolos itu, meliputi U-13 putra tiga atlet, U-13 putri tiga atlet, U-11 putra tujuh atlet, dan U-11 putri lima atlet. Perjuangan atlet belia itu, dapat dibilang panjang. Di tahap awal, mereka harus berjuang meraih super tiket dari rangkaian Audisi Umum 2019 yang diselengarakan di lima kota. Meliputi Bandung, Purwokerto, Surabaya, Solo Raya, dan Kudus.

Selama pelaksanaan Audisi Umum 2019 di lima kota itu, tercatat 4.118 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Lalu, terpilih 133 pebulutangkis muda yang kemudian melaju ke tahap final yang diselenggarakan selama tiga hari. Yakni pada Rabu (20/11) hingga Jumat (22/11) di GOR Djarum, Jati, Kudus. Di fase ini, ratusan peserta harus melewati empat tahap eliminasi.

Setelah melalui empat tahap eliminasi, final Audisi Umum 2019 membuahkan 54 atlet muda yang berhasil melaju ke babak selanjutnya yakni tahap karantina. Di fase ini, atlet muda diberi kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan asrama serta beragam fasilitas olahraga yang disediakan PB Djarum. Baik di GOR Djarum Jati maupun GOR Djarum Kaliputu.

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, selama tahap karantina, atlet dipantau oleh tim pencari bakat. ”Kami lakukan pengamatan kepada seluruh atlet mulai dari skill, fisik, dan daya juangnya,” terangnya.

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin menyampaikan selamat kepada para atlet muda sehingga berhasil menjadi keluarga besar PB Djarum. ”Ini merupakan titik mula perjalanan atlet muda untuk menjadi juara,” ujarnya.

Orang nomor satu di PB Djarum itu menegaskan, pihaknya akan tetap berkomitmen untuk terus menghasilkan atlet berkualitas bagi Indonesia di masa depan. (vga)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia