Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Bersalawat untuk Keteduhan Hati Banyak Orang

02 Desember 2019, 12: 28: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

Indah Puji Lestari

Indah Puji Lestari (DOK PRIBADI)

Share this      

TIGA hingga empat tahun terakhir, banyak bermunculan grup band atau vokalis solo yang moncer berkat senandung salawat. Baik mereka yang menciptakan sendiri atau sebatas meng-cover syair-syair yang telah ada.

Indah Puji Lestari, selain memiliki paras yang cantik, gadis ini juga memiliki suara merdu. Jika bersalawat, yang mendengarnya kebanyakan tertegun dan larut dalam syair-syair yang ia bawakan.

Gadis yang kini kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus ini, terbilang cukup aktif di kampus. Setidaknya ada tiga organiasi yang ia ikuti. Namun, Indah lebih memaksimalkan bakatnya menyanyi di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam’iyyah Qurro’ wa Huffadz Asy-Syauq.

Di organisasi ini, gadis kelahiran 3 Desember 1997 ini, menggembleng dirinya untuk menjadi vokalis salawat yang berkualitas. Indah dibimbing langusng oleh alumni-alumni UKM yang telah menjadi vokalis salawat terkenal.

”Saya memang suka salawatan sejak kecil. Di SMA ikut rebana dan menjadi vokalis juga. Pernah ikutan lomba qiro’ dan salawat solo,” kata gadis asal Desa Bandung Sari, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, ini.

Selain ikut di kampus, Indah juga ikut grup rebana luar kampus. Di grup rebana luar kampus inilah, dia berhasil meraih juara dalam lomba salawat di Rembang dan Kudus.

Tidak hanya menjadi vokalis rebana, Indah juga menjadi vokalis band bergenre pop. Ia mengaku menyukai semua genre musik. Sebab, baginya musik adalah salah satu sarana untuk menikmati hidup.

Meskipun demikian, Indah nyatanya lebih suka menjadi vokalis rebana. Alasan paling mendasar, ia sangat gembira ketika ia bersenandung, kemudian pendengarnya merasa terenyuh dan terhanyut mengingat Allah dan Nabi Muhammad SAW. Sebab pada titik ini, ia dan pendengarnya bisa mencapai kecintaan pada Sang Khalik dan ciptaan-Nya.

”Saat melihat orang lain merasa adem ayem bersalawat, di situ saya ikut merasakan hal yang sama,” imbuhnya. (qih)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia