Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Mau Maju di Pilkada Rembang Jalur Independen? Siapkan 41.484 Dukungan

29 November 2019, 09: 45: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

BAHAS PASLON PERSEORANGAN: Anggota komisioner KPU Rembang melakukan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang 2020 di aula KPU kemarin.

BAHAS PASLON PERSEORANGAN: Anggota komisioner KPU Rembang melakukan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang 2020 di aula KPU kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – KPU Rembang mulai melakukan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang 2020 kemarin. Sejauh ini, paling tidak sudah ada tiga pasang figur yang berminat mencalonkan diri lewat jalur independen ini.

Ketua KPU M. Ika Iqbal Fami mengatakan, untuk jalur perseorangan harus menyampaikan dukungan berupa fotokopi KTP. Di Rembang minimal 8,5 persen dari DPT terakhir. Jumlah DPT-nya 488.042 pemilih. Dengan begitu, untuk menjadi calon perseorangan minimal mengumpulkan sekitar 40 ribu dukungan KTP.

Dia menuturkan, untuk pekerjaan (calon) tidak diperbolehkan dari ASN, TNI, Polri, kepala desa, maupun perangkat desa. ”Ada perubahan formulir dengan mencantumkan pekerjaan. Kalau memang yang sudah terlanjur tidak disebutkan pekerjaan tidak apa-apa. Bisa dilakukan verifikasi,” katanya kemarin (28/11).

Sehubungan tahapan ini, figur yang berencana maju mecalonkan diri lewat jalur perseorangan diundang. Di antaranya yang mencuat di media, ada Gusno yang berpasangan dengan Darmawan dan Karyono dengan Abidin. Lalu, satu lagi dari Sedan yang baru melakukan konsultasi atas nama Yusron.

Terkait tahapan, menurutnya sudah terjadwal. Pada 25 November sudah turun PKPU No 16 Tahun 2019 terbaru untuk penyerahan syarat dukungan. Penyerahan dukungan itu, diberi waktu 19-23 Februari.

Sementara bakal calon yang melaui jalur parpol prosesnya masih lama. Yakni dimulai pada Juni 2020 mendatang. ”Kalau perseorangan memang butuh verifikasi di lapangan. Sifatnya sensus keseluruhan. Total ada 41,484 ribu dukungan KTP. Kalau ada kekurangan, perlu dilakukan perbaikan. Jadi, butuh waktu lebih lama,” terangnya.

Sementara itu, salah satu bakal calon wakil bupati dari jalur perseorangan Darmawan menanggapi terkait aturan baru mengenai kolom pekerjaan. ”Aturannya ASN dan TNI/Polri harus netral. Hal ini, inshaallah dapat membantu pasangan kami,” ujarnya.

Darmawan hingga saat ini bersikukuh maju perseorangan. Bahkan, dari jumlah dukungan KTP diakuinya sudah mencapai ribuan. Namun, dia tidak menyebut jumlah pastinya. ”Tetapi kalau bicara angka sudah di atas 5.000 dukungan (KTP),” cetusnya.

Dia optimistis sampai batas waktu dapat mencukupi jumlah KTP yang disyaratkan. Yakni 41,484 ribu KTP dukungan.

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia