Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Juwana Tempati Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Kabupaten Pati

29 November 2019, 08: 05: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Juwana Tempati Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Kabupaten Pati

PATI, Radar Kudus – Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, kenaikan angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pati terbilang tinggi. Tahun 2019 ini saja ditemukan 162 kasus pengidap HIV/AIDS, dan delapan orang meninggal akibat penyakit itu.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pati Hery Supriyono mengungkapkan, di Kabupaten Pati ditemukan kasus HIV dan AIDS dari tahun 1996 hingga Oktober 2019 sebanyak 1554 orang. Dari jumlah tersebut yang meninggal sudah sebanyak 271 orang. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati tahun 2019 sampai bulan Oktober, ditemukan kasus 162 orang dan meninggal delapan orang.

Dari jumlah tersebut, kasus HIV dan AIDS sudah ditemukan disemua wilayah kecamatan. Adapun tiga kecamatan dengan temuan kasus tertinggi berada di Kecamatan Juwana dengan jumlah 11 orang, disusul Kecamatan Pati 10 orang dan Kecamatan Dukuhseti 10 orang.

”Karena itu kegiatan sosialisasi di desa-desa seperti ini penting, sebagai salah satu cara untuk menyikapi pertumbuhan kasus HIV dan AIDS yang cukup,” terang Hery Supriyono.

Kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Pati, lanjutnya, terus ditemukan baik di kalangan pekerja seks komersial, dan juga masyarakat umum. Terutama jenis kelamin laki-laki, sehingga berpeluang menularkan ke pasangan resminya atau ibu rumah tangga.

Karena itu Progam Penanggulangan HIV dan AIDS di masyarakat desa, akan disinergikan melalui Progam Desa Peduli AIDS yang bekerja sama dengan Forum Kesehatan Desa dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Desa.

 Sementara itu, untuk menunjang kegiatan tersebut, pemerintah desa akan mendukung dari segi anggaran dan peningkatan kader kesehatan yang ada di desa dengan didampingi oleh pemerintah kecamatan dan puskesmas setempat.

Tercatat pada tahun ini, KPA bersama camat, puskesmas dan LSM peduli AIDS telah menyasar 9 desa yang ada di 8 kecamatan untuk melakukan sosialisasi program penanggulangan HIV/AIDS tersebut.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia