Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Pati

Imbas Kemarau Panjang, PDAM Tirta Bening Masih Gilir Air Pelanggan

28 November 2019, 16: 17: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

MENILIK: Direktur Teknik PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati I Gede Suardana memperlihatkan instalasi pengolahan air di kantornya belum lama ini.

MENILIK: Direktur Teknik PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati I Gede Suardana memperlihatkan instalasi pengolahan air di kantornya belum lama ini. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus – PDAM Tirta Bening sebelumnya menargetkan kondisi normal pelayanan air untuk pelanggannya pada bulan November. Bersamaan dengan masuknya musim penghujan. Namun hingga akhir bulan ini hujan hanya sekali-dua kali. Akibatnya pelayanan air masih terganggu. Para pelanggan masih terkena gilir air.

”Masih digilir. Dua hari sampai tiga hari air baru keluar. Harus sedia banyak tandon air untuk mencukupi kebutuhan,” terang Iswatun Hasanah, warga Desa Batangan salah seorang pelanggan PDAM kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Seperti diketahui, PDAM menggantungkan pasokan air baku yang bersumber dari air permukaan di Sungai Silugonggo dan air dalam di sumur-sumur yang dibuat PDAM. Saat kemarau panjang seperti ini, sumber-sumber tersebut menyusut debit airnya. Bahkan untuk air permukaan sudah tidak bisa diambil lagi.

Air sungai mengering. Sebagian lagi terkena interusi (Red, air laut naik ke alur sungai) air laut yang mengakibatkan rasa air menjadi payau. Sedangkan mesin PDAM tidak bisa mengolah sumber air baku yang payau.

”Karena produksi airnya berkurang, otomatis berdampak langsung pada para pelanggan. Harus digilir pembagian airnya. Ya para pelanggan harus memaklumi dan bisa lebih lama lagi melakukan penghematan air,” terang Direktur Teknis PDAM Tirta Bening I Gede Suardana. Apalagi saat ini yang sudah diprediksi masuk musim penghujan, nyatanya masih kemarau.

Pihaknya mengaku tak bisa memprediksi secara pasti pelayanan akan kembali normal. Namun, yang jelas jika sumber air baku masih sulit. Sistem gilir air kepada para pelanggan akan dilakukan. Kebanyakan pelanggan di Pati wilayah timur yang terkena imbas dari musim kemarau yang panjang ini. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia