Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Pacu Adrenalin dengan Muncak Gunung

27 November 2019, 11: 18: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

Tata Callista

Tata Callista (DOK. PRIBADI)

Share this      

SELAIN memiliki hobi modeling, Tata Callista mulai menggeluti hobi baru yakni mendaki gunung. Hobi barunya itu semata-mata untuk refreshing ketika sedang jenuh. Baginya, naik gunung juga bisa jadi cara untuk memacu adrenalin.

Hal itu dilakukan di saat ia agak jenuh dengan rutinitas di sekolah, les, dan fashion. Perempuan kelahiran Grobogan, 12 Juni 2005 ini tak memilih mal sebagai tempat refreshing. Namun ia lebih memilih mendaki gunung yang dirasa mengaduk adrenalinnya.

Kali pertama, siswi SMPN 1 Gubug ini memberanikan diri mendaki Gunung Andong dengan ketinggian 1725 Mdpl itu. Perasaan campur aduk ia rasakan. Karena itu menjadi pengalaman kali pertamanya.

”Ada perasaan senang dan percaya diri. Sempat takut, tapi tertutup rasa penasaran. Persiapan fisik dan mental sudah saya lakukan jauh-jauh hari. Masak saya mau menyerah saat sudah di perjalanan,” katanya.

Persiapan fisik seperti lari memutar lapangan dilakukannya selama beberapa pekan sebelum berangkat. Sehingga saat sudah berangkat, fisik pun siap. Berbagai obat-obatan pun tak luput ia bawa.

Meski begitu, saat di perjalanan mendaki berbagai pengalaman ia rasakan. Siswi kelas IX ini sempat sesak napas, sehingga ia harus istirahat. ”Alhamdulillah semua teman yang ikut baik dan perhatian. Setelah fit baru lanjut lagi,” imbuhnya.

Menurutnya berbagai pengalaman ia dapatkan selama mendaki. Ia merasakan senang bisa bertemu pendaki lain saat perjalanan. Seperti bertemu saudara. Mereka saling sapa dan peduli.

Bahkan, ia mendapatkan pengalaman unik saat sampai di puncak. Terutama saat kabut datang. Meski belum bisa melihat keindahan alam, namun bisa merasakan indahnya berada di puncak gunung.

(ks/int/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia