Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Para musisi Jepara Kompak Mainkan Seratusan Alat Musik

Bersama Warga Nyanyikan Lagu Nasionalisme

25 November 2019, 16: 16: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

KREATIF: Para musisi Jepara tampil kompak memainkan instrumen musik pada konser Nasionalisme Dalam Nada di halaman kolam renang kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini Jumat (22/11) malam.

KREATIF: Para musisi Jepara tampil kompak memainkan instrumen musik pada konser Nasionalisme Dalam Nada di halaman kolam renang kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini Jumat (22/11) malam. (KANAL BUDIARTO FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar KudusSeratusan musisi Kota Ukir tampil menggebrak pada konser Nasionalisme Dalam Nada di halaman kolam renang kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini Jumat (22/11) malam. Berbagai alat musik secara serentak dimainkan para musisi untuk mengiringi lagu-lagu nasional.

Konser dimulai dengan penampilan pembuka dari band-band lokal dari Jepara dan Mlonggo. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti ratusan penonton. Setelah itu lagu-lagu nasional mulai dinyanyikan.

Formasi drum ada di barisan paling depan. Ditabuh 30 drumer. Lalu deretan 30 bassist, 30 gitaris, sepuluh keybordist,  sepuluh brass section, dan puluhan penyanyi. Lantunan Indonesia Pusaka membakar semangat musisi dan para penonton.

Para musisi memakai pakaian serba putih. Selaras dengan hiasan panggung yang serba putih kombinasi merah. Suasana semakin semarak dengan sorotan lampu dari panggung. Ketika lagu pemuda pemudi dinyanyikan, penonton dan musisi bertambah semangat. Mereka bernyanyi sambil berjingkrak. Dentuman drum dan petikan gitar para musisi mampu seirama dan serempak mengiringi penyanyi membawakan lagu nasional.

Penampilan itu diakhiri dengan dua band lokal dari Bangsri dan Mayong. Representasi perwakilan wilayah di Jepara. Koordinator kegiatan, Obel Budi mengatakan, para musisi di Jepara dari berbagai genre berkumpul pada konser tersebut.

Ajang ini merupakan wujud kebersamaan dari para musisi di Jepara. Termasuk komunitas musik di Jepara. Seperti komunitas gitar, komunitas drum, komunitas bass, hingga komunitas keyboard. ”Meskipun kami berbeda-beda aliran, beda komunitas namun kami bisa menorehkan karya bersama-sama,” imbuhnya. 

Sementara itu, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi yang juga menhadiri kegiatan tersebut mengapresiasi karya para musisi Jepara. Ia berharap para musisi terus berkreasi. Mengembangkan potensi diri. “Jepara tak hanya punya potensi wisata. Potensi sumber daya manusianya juga bisa diadu. Terbukti para musisi ini berkumpul dalam satu panggung dengan suguhan musik yang luar biasa,” katanya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia