Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Universitas Terbuka Sosialisasi ke Masyarakat lewat Jalan Sehat

25 November 2019, 09: 11: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

BAGI-BAGI HADIAH: Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Rembang Mardi menyerahkan hadiah pada peserta jalan sehat yang digelar UT Rembang, kemarin.

BAGI-BAGI HADIAH: Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Rembang Mardi menyerahkan hadiah pada peserta jalan sehat yang digelar UT Rembang, kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – “Ayo Jalan Sehat” yang digelar Universitas Terbuka Pokjar Rembang berlangsung meriah, Minggu pagi (24/11). Acara yang dipusatkan di Alun-Alun Rembang diikuti ribuan orang. Mereka berasal dari mahasiswa, alumini, tutor dan pelajar kelas XII SMA/SMK/MA/MAK.

Peserta memulai start dari Alun-Alun Rembang, kemudian menyusuri Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, perempatan Jaeni ke timur. Kemudian menyusuri Jalan dr. Soetomo, masuk pertigaan SDN 3 Kutoharjo dan finish di alun-alun.

Kegiatan berlangsung semarak. Bukan hanya sekadar mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat. Namun peserta juga menerima sosialisasi dan promosi Universitas Terbuka (UT). Selain ada pentas seni mahasiswa, pembagian doorprize dan donor darah.

”Pentas seni yang ditampilkan berupa kreativitas mahasiswa. Mulai tari kreasi baru, musik dan menyanyi,” kata Ketua Pengurus Pokjar (kelompok belajar) Universitas Terbuka, Kabupaten Rembang, Non Pendidikan Dasar, Ahmad Sholchan.

Di sela pentas seni dan pembagian door prize sosialiasi digencarkan. Khususnya bagi anak-anak mienial yang sekolah di Kabupaten Rembang. Selain dipaparkan hal-hal yang terkait kampus, pihak panitia juga bagikan brosur.

“UT merupakan salah satu perguruan tinggi negeri. Selama ini masyarakat belum memahami status secara gamblang. Lalu dari sisi jurusan cukup banyak. Mulai Manajemen, Hukum, MIPA, Statistika dan masih banyak lainnya,” jelasnya

Sholchan menambahkan, biaya kuliah di UT terjangkau. Selain itu, bagi PNS juga dapat mengurus izin belajar dan pusat pembelajarannya berada di pusat Rembang. Masih banyak kemudahan yang dapat dinikmati masyarakat. Terutama kuliah di UT bisa sambil bekerja. Karena kuliahnya hanya hari Sabtu dan Minggu. Perkuliahannya dipusatkan di SMKN  Rembang.

“Keunggulan lainnya UT tanpa uang gedung, drop out, skripsi, tes masuk, fleksibel, tanpa batas umur dan batas tahun ijazah. Lalu tidak perlu datang di kampus. Cukup dirumah masing-masing, sehingga tidak perlu meninggalkan tempat tugas. Jadi segi biaya terjangkau,” jelasnya.

Dra. Barokah Widuroyekti, M.Pd. sebagai Kepala UPBJJ-UT (Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka) Semarang menginginkan mahasiswa pokja Rembang semakin meningkat. Saat ini jumlahnya mencapai hampir seribu.

”UT terus berupa mencapai target sejuta mahasiswa. UT Semarang saat ini posisinya di 13 ribu mahasiswa. Jadi kita punya target 40 ribu di UT Semarang. Mohon dukungannya,” imbunya.

Terpisah Bupati Rembang, Abdul Hafidz diwakilkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Mardi mengapresiasi setinggi-tinggi hadirnya UT. Lalu ucapan terima kasih atas peran UT khususnya di Kabupaten Rembang. Baik pendas dan non pendas.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia