Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Wisuda 825 Mahasiswa, Sarjana UMKU Harus Bisa Ciptakan Lapangan Kerja

21 November 2019, 10: 54: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

PROSESI WISUDA UMKU: Rektor UMKU Rusnoto memimpin prosesi wisuda di aula kampus itu kemarin. Sebanyak 825 mahasiswa kampus itu diharapkan dapat mengabdikan ilmunya di masyarakat. 

PROSESI WISUDA UMKU: Rektor UMKU Rusnoto memimpin prosesi wisuda di aula kampus itu kemarin. Sebanyak 825 mahasiswa kampus itu diharapkan dapat mengabdikan ilmunya di masyarakat.  (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Sebanyak 825 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) diwisuda kemarin. Mereka disiapkan untuk menghadapi dunia pasar kerja global yang kian ketat ini.

Rektor UMKU Rusnoto mengungkapkan bahwa para wisudawan tidak boleh hanya berlaku sebagai pencari kerja. Melainkan harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Sebab, kata Rusnoto, dengan terbukanya era pasar bebas, membuat persaingan pencari kerja semakin sengit. Karena wisudawan tidak hanya bersaing dengan mahasiswa dalam negeri, melainkan juga alumni dari perguruan tinggi luar negeri.

Pihaknya menambahkan, kehadiran Revolusi Industri 4.0 juga semakin mempersulit keadaan para pencari kerja. Sebab, pada era berbasis cyber physical system ini dipercaya akan mengurangi peran tenaga manusia untuk melakukan pekerjaan. Tetapi akan digantikan oleh tenaga-tenaga teknologi buatan manusia.

"Untuk itu, tantangan ini harus dihadapi dengan kualitas kompetensi diri yang mumpuni. Dan kami yakin para wisudawan UMKU mampu menghadapi tantangan-tantangan seberat apapun," tutur Rusnoto.

Dalam kesempatan itu, Rusnoto mengajak seluruh hadirin yang hadir untuk bersyukur atas capaian-capaian yang beberapa tahun terakhir menjadikan UMKU semakin berkembang. Di antaranya perubahan STIKES Muhammadiyah Kudus menjadi UMKU yang SK-nya telah diserahkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dari 19 program studi yang ada, lanjut Rusnoto, terdapat delapan program studi yang baru. Yakni S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Teknik Industri, S1 Hukum, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 PGSD, dan S1 Matematika. Selain itu, pada Oktober silam, terdapat program studi tambahan, yakni S1 Gizi, D3 Teknik Laboratorium Medik, S1 Kebidanan, Profesi Bidan, S1 Keperawatan, Profesi Ners, D3 Keperawatan, dan D3 Kebidanan.

Untuk menunjang internasionalisasi institusi, UMKU telah menjalin kerja sama dengan 37 PTN dan PTS luar negeri. Seperti di Taiwan, Malaysia, Brunei Darussalam, Turki, Korea, Jepang, Philipina, dan sejumlah negara di Eropa.

"UMKU juga mempunyai komitmen untuk pemberdayaan lulusan dengan bekerja sama dengan 20 rumah sakit se-Karesidenan Pati, RS Internasional Bintaro, dan RS Ananda," imbuh Rusnoto. (qih)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia