Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Radar Kudus Bersalawat: Jalin Keakraban Karyawan, Agen dan Loper

21 November 2019, 10: 02: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

RADAR BERSALAWAT: Direktur Radar Kudus Baehaqi memimpin salawat di depan ratusan loper koran, agen, dan karyawannya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Radar Kudus Building kemarin. Iringan laskar Mahbubee dari IAIN Kudus makin khidmat.

RADAR BERSALAWAT: Direktur Radar Kudus Baehaqi memimpin salawat di depan ratusan loper koran, agen, dan karyawannya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Radar Kudus Building kemarin. Iringan laskar Mahbubee dari IAIN Kudus makin khidmat. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Lantunan Salawat menggema dalam acara Radar Kudus Bersalawat kemarin. Jalanya Salawatan bareng ini kian spesial. Pasalnya tidak karyawan saja yang hadir. Agenda terebut juga dihadiri agen, dan loper koran di wilayah edar Jawa Pos Radar Kudus.

Radar Kudus Bersalawat yang diselenggarakan di Jawa Pos Radar Kudus Building ini dihelat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Iringan grub rebana Laskar Mahbubee dari IAIN Kudus kian membuat acara salawatan itu hidup. Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Kudus Zainal Abidin membuka acara Radar Kudus Bersalawat dengan melantukan ayat suci Alquran.

Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi menyatakan acara maulid nabi itu dilakukan secara berbeda. Namun tidak berbeda dengan maulid yang dilakukan di kampung-kampung. Pasalnya Baehaqi juga membacakan sejarah Nabi Muhammad. Serta membacakan terjemahan sekaligus menjelaskannya.

HORMAT MAULID: Para karyawan, loper, dan agen koran mengikuti prosesi mahalul qiyam

HORMAT MAULID: Para karyawan, loper, dan agen koran mengikuti prosesi mahalul qiyam (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Salah satunya prosesi Mahallul Qiyam yang dilakukan berdiri. Baehaqi menjelaskan, prosesi tersebut merupakan menyambut kelahiran rasulullah. Untuk itu harus disambut dengan cara suka cita.

Kegiatan Radar Kudus Bersalawat, kata Baehaqi, sangat positif manfaatnya. Tujuannya menyatukakan karyawan, loper, dan agen koran. Agar  mendapatkan syafaat dari baginda rasulullah.

"Di tengah kesibukan kerja kita jangan sampai melalaikan kebutuhan akhirat. Kegiatan ini (Radar Kudus Bersalawat) dilakasanakan agar mendapat limpahan rahmat dari Alllah. Serta syafaat dari Rasulullah," katanya saat memberikan sambutan kemarin.

Dirinya menambahkan, dalam keseharian setidaknya bisa meneladani sikap dan perilaku Nabi Muhammad. Salah satunya sifat tidak angkuh, rendah diri, dan sabar.

Di sisi lain manfaat dari membaca salawat akan begitu besar jika dilakukan secara istiqamah. Amalan salawat salah satunya mampu memberikan pertolongan dan kelapangan dada bagi pembacanya.

“Semoga Allah memberikan syafaatnya. Serta para tamu undangan yang hadir dilimpahkan rezeki dan mendapat limpahan rahmatnya,” doa Baehaqi kepada tamu undangan yang hadir.

Kegiatan Radar Kudus Bersalawat ini tidak meninggalkan tradisi para leluhur. Yakni disediakannya golok-golok mentok saat kegiatan maulid nabi. Naya atau keranjang ini disediakan panitia. Isinya bermacam-macam. Mulai dari jajanan pasar dan makanan ringan.

Di penghujung acara, kegiatan Radar Kudus Bersalawat kian mencair. Para tamu loper dan agen koran saling berdialog dengan karyawan Jawa Pos Radar Kudus. Tamu undangan menikmati hidangan yang disediakan. Tak kelewatan Baehaqi menyalami dan menghampiri para loper dan agen koran satu per satu.

Apresiasi kegiatan Radar Kudus Bersalawat diungkapan oleh Muhammmad Rudi Khoirudin. Ia merupakan loper koran di Kecamatan Dawe. Warga asli peganjaran ini mengungkapkan, acara salawatan bareng ini sangat bermanfaat. Karena bisa mendekatkan perusahaan dengan para loper dan agen.

"Semoga acara semacam ini bisa terus dihelat dikemudian hari. Hal ini bisa memperat hubungan kerja antar beberapa pihak," ungkapnya. (gal)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia