Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Terkesan Tafsiran Komandan

21 November 2019, 09: 24: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

Lina Lilil Mukaromah

Lina Lilil Mukaromah (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

LINA Lilil Mukaromah sukses mengisi Radar Kudus Bersalawat kemarin. Acara yang digelar Jawa Pos Radar Kudus. Dalam memeringati maulid Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wa Sallam. ”Komandan” Radar Kudus Baehaqi sendiri yang memberi apresiasi. ”IAIN ini pinter-pinter,” direktur Radar Kudus itu.

Lina sendiri sudah bergabung di grub hadrah sejak semester I. Kelompok itu merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Sebetulnya, kata Lina, ada beberapa bidang kesenian. Yang tergabung dalam UKM JQH Asy Syauq itu. Seperti kaligrafi, nasyid, dan kesenian Islam lainnya. 

”Di IAIN Kudus ada UKM yang salah satunya hadrah. Kemudian mengikuti pelatihan seni dasar islam. Saya mengikuti perumuhan vokal. Yang fokusnya itu rebana,” kata Mahasiswi semester VII itu.

Pelatihhan dasar seni Islam itu, kata Lina, merupakan even yang digelar tahunan oleh UKM. Semacam untuk pemetaan bakat minat. Jadi, mahasiswa baru harus mengikuti kegiatan ini. Lina sendiri memutuskan join di bidang rebana.

Maklum, dari belia sudah suka dengan salawat. Bahkan dari sekolah dasar sring ditunjuk mengikuti lomba.Bersama JQH Asy Syauq ini, mahasiswi kelahiran Kudus 24 September 1998 itu pernah juga mendapat prestasi di tingkat provinsi.

”Mendapat  aransemen terbaik se-Jateng,” kata perempuan yang memang hobi menyanyi itu.

Kata dia, memang setiap lagu memiliki aransemen. Dan karakteristik yang berbeda. Selain itu koordinasi sebelum tampil selalu dilakukan. Latihan digelar sekali dalam sepekan. Tepatnya setiap Senin.

Yah, meski koordinasi sudah dilakukan, kadang masalah teknis sering mengundang tawa. Seperti pengalaman yang menurutnya unik. Selama berkiprah tujuh semester di grub rebana ini. Seperti tak bisa menghidupkan sound. ”Diseneni pak soundnya (soundman). Karena kami waktu itu sudah siap semua. Tapi soundnya belum, hehehe,” kenangnya.

Bagaimana kesan tampil di Radar Kudus? ”Sangat berkesan terutama saat direktur membacakan tafsiran sejarah dan antusias sekali saat membacakan. Jadi bisa menambah wawasan. Yang pasti dibacakan artinya jadi lebih tahu,” kata Lina bersama rekan satu timnya itu. Saat diwawancara wartawan koran ini kemarin. (vah)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia