Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Rembang

5.000 Peserta Ramaikan Gerak Jalan Puncak HKN ke-55 di Rembang

18 November 2019, 11: 40: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTUSIAS: Ribuan masyarakat Kabupaten Rembang antusias ikuti gerak jalan sehat dalam rangka peringatan ke-55 HKN tingkat Kabupaten Rembang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, kemarin.

ANTUSIAS: Ribuan masyarakat Kabupaten Rembang antusias ikuti gerak jalan sehat dalam rangka peringatan ke-55 HKN tingkat Kabupaten Rembang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus - Jalan sehat dalam rangka puncak peringatan ke-55 Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Rembang dihadiri sekitar 5.000 peserta. Selain jalan sehat gratis berhadiah motor, kegiatan juga disemarakkan dengan peresmian aplikasi PSC dan kampanye bebas sampah pastik.

Acara jalan sehat dimulai pukul 06.00. Acara ini dibuka secara langsung Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Turut mendampingi Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto, beserta unsur forkompimda serta Kepala Dinkes Rembang, Ali Syofi’i.

Peserta jalan sehat yang berjumlah ribuan berasal dari organisasi dan profesi kesehatan, karyawan Dinkes, kepala OPD, sekolah sampai masyarakat umum. Start di kawasan Alun-alun Rembang, menyusuri Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, Perempatan Jaeni ke timur. Lalu menyusuri jalan dr. Soetomo dan finish di alun-alun.

(WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Sebelum jalan sehat, peserta mengikuti senam bersama. Makin meriah lagi acara HKN juga dibuka bazar kesehatan diikuti tiga rumah sakit. RSUD dr. R Soetrasno Rembang, Arafah dan Bhina Bhakti Husada. Selain seluruh puskesmas di Kota Garam.

Masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Karena banyak inovasi dan layanan yang ditampilkan baik pusksesmas maupun rumah sakit. Termasuk berikan konseling ataupun edukasi masyarakat.

Lalu masih ada lagi konseling kesehatan dan gizi. Edukasi belajar pembiasaan budaya hidup tanpa sampah plastik. Program ini digagas Bappeda Rembang. Namanya Rembang "Bassah", singkatan Bebas Sampah dan Sehat Air Limbah.

Acara dimeriahkan juga panggung hiburan dilanjutkan dengan pamungkasnya lounching aplikasi TIM Public Savety Center (PSC) 119. Semua peserta diajak download bersama aplikasi anyar Dinkes tersebut.

Kepala Dinkes Rembang, Ali Syofi’i menuturkan tema HKN tahun ini Generasi Sehat, Indonesia Unggul. Intinya bagaimana kedepankan kegiatan promotif dan preventif, promosi dan pencegahan penyakit.

”Peringatan HKN kita gelar senam dilanjutkan jalan sehat. Ini untuk edukasi masyarakat, untuk mengaktifkan aktivitas fisik sehari-hari. Minimal 30 menit rajin berolahraga,” doronganya.

Dalam rangkaian acara sekaligus dilounching aplikasi PSC 119. Ini merupakan layanan penanggulangan kegawatdaruratan untuk masyarakat. Jadi semacam panggilan bagi kegawatdaruratan yang ada di Dinkes. Buka 24 jam.

Misalnya ada kasus kecelakaan, bencana dan kesehatan PSC menjadi unit. Untuk dapat mengakses pertama kali korban dan dibawa Dinkes. Setelah ditangani mereka akan dibawa di layanan kesehatan.

”Ini hanya untuk memantapkan setelah PSC berjalan kurang lebih 1,5 tahun. Sekaligus promosikan masyarakat kedepan dapat diakses via aplikasi berbasis Android,” harapnya.

Tentu tidak berhenti dalam gebyar kegiatan saja. Dinkes Rembang juga konsen menurunkan AKI dan AKB. Lalu terkait gizi, stunting dan sebagainya. Termasuk masih banyaknya penyakit menular maupun tidak menular. Untuk senantiasa diturunkan.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan kegiatan yang digagas Dinkes setempat merupakan bagian dari program Germas. Budaya memasyarakatkan hidup sehat ada lima pilar. Termasuk didalamnya ada gerak sehari minimal 30 menit, makan sayur-sayuran dan buah-buahan, test kesehatan berkala.

“Moment ini tepat untuk publik atau masyarakat luas. Agar benar-benar memahami dan mengetahui hidup sehat,” apresiasinya disela peringatan HKN di Alun-Alun Rembang.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia