Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Sukses Jilid I, Kini Gelar Pelatihan Guru Menulis Jilid II

16 November 2019, 13: 31: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

AYO MENULIS: Pemred Radar Kudus Zainal Abidin menjelaskan sistematika penulisan artikel di koran di aula SMP 5 Kudus kemarin.

AYO MENULIS: Pemred Radar Kudus Zainal Abidin menjelaskan sistematika penulisan artikel di koran di aula SMP 5 Kudus kemarin. (M ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Pelatihan guru menulis artikel di media massa oleh Jawa Pos Radar Kudus kembali digelar di Kudus. Pelatihan bertajuk jilid II ini, lokasinya masih sama dengan jilid I, yakni di SMP 5 Kudus. Pelatihan yang digelar dua hari, kemarin dan hari ini, juga diikuti 110 guru, baik dari SD maupun SMP di Kota Kretek. Pelatihan ini, ditujukan untuk meningkatkan skill menulis para guru.

Farhah Solhah, salah satu peserta yang merupakan guru SMP 1 Undaan menyatakan, pelatihan semacam ini sangat penting bagi guru. Sebab, dengan keterbatasan waktu untuk mengajar dan melaksanakan tugas-tugas tambahan lain, sebagian guru tak memiliki waktu untuk menulis.

”Sewaktu masih kuliah di Jogjakarta dulu, saya kerap menulis dan tayang di beberapa media cetak lokal. Namun, setelah menjadi guru malah tak pernah menulis lagi. Apalagi tayang di media massa,” jelasnya.

Sementara itu, Abdul Rochim, salah satu narasumber dalam pelatihan ini menyatakan, selain tuntutan moral akademis, menulis bagi guru adalah keniscayaan. Sebab, salah satu perwujudan keilmuan yang dimiliki adalah melalui tulisan.

”Selain itu, dengan menulis di media massa seperti Radar Kudus, para guru akan mendapatkan poin 1. Poin ini akan menjadi salah satu unsur penilaian dalam kenaikan jabatan pegawai negeri sipil (PNS),” kata pria yang menjadi ketua tim penilai penilaian angka kredit (PAK) Kudus ini.

Dia menyebutkan, peserta pelatihan di jilid I lalu, 110 guru peserta semuanya berhasil menulis artikel. Tulisan mereka akan tayang keseluruhan di Radar Kudus hingga besok. Untuk peserta pelatihan jilid II ini, tulisannya juga mulai tayang besok.

Ini merupakan suatu prestasi yang cukup membanggakan. Mengingat dengan segala keterbatasan para guru, mereka masih bisa menyempatkan waktu untuk menulis. ”Ini menunjukkan bahwa para guru masih banyak yang berkompetensi dalam dunia tulis-menulis. Untuk itu, saya imbau agar seluruh peserta bisa segera menulis. Supaya bisa segera ditayangkan di Radar Kudus. Dan mendapatkan poin,” kata ketua Penilai Angka Kredit Kabupaten Kudus ini.

Hadir dalam pelatihan ini, Zainal Abidin, pemimpin Redaksi Radar Kudus yang juga sebagai pemateri. Dia mengajak seluruh peserta agar sesegera mungkin menulis artikel populer yang sebenarnya tak sulit. Sebab, para guru bisa menulis gagasan-gagasannya tentang realita pendidikan yang setiap saat dijalani.

”Menulis artikel populer tidaklah serumit yang dibayangkan banyak orang. Tema apapun bisa ditulis. Bisa juga memberi argumen tentang realita-realita pendidikan saat ini. Kalau terlintas gagasan, langsung tulis saja. Tak perlu menunggu nanti-nanti,” ungkap Zainal. (qih)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia