Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi
Bank Jateng Kudus

Satu Bulan Buka Dua Kantor Kas Sekaligus

14 November 2019, 17: 21: 41 WIB | editor : Ali Mustofa

Teler kantor kas Jekulo mulai melayani nasabah semenjak diresmikan beberapa waktu lalu

Teler kantor kas Jekulo mulai melayani nasabah semenjak diresmikan beberapa waktu lalu (BANK JATENG CABANG KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Prinsip selalu ingin melayani dengan sepenuh hati, menjadi spirit yang dijunjung tinggi oleh Bank Jateng Cabang Kudus. Semangat itu diwujudkan dengan pembukaan kantor kas Jekulo yang berada di ruko desa Jekulo, Jalan Kudus – Pati   pada (6/11) lalu. Masih di bulan yang sama Bank Jateng juga membuka kantor kas Undaan di Jalan Raya Kudus – Purwodadi KM 12 pada (11/11) kemarin. 

Kedua kantor kas tersebut melengkapi empat kantor kas yang sudah ada, yaitu kantor kas RSUD dr Loekmono Hadi,  Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus, Pemerintah Daerah (Pemda) dan kantor kas Dawe. Selain ada juga kantor Cabang Pembantu (Capem) Pasar Kliwon dan Capem Plasa. 

Teler kantor kas Undaan mulai melayani nasabah semenjak diresmikan beberapa waktu lalu

Teler kantor kas Undaan mulai melayani nasabah semenjak diresmikan beberapa waktu lalu (BANK JATENG CABANG KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Pemimpin Bank Jateng Cabang Kudus Heri Supriyanto menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat  karena selama ini masih mempercayakan keuangannya di Bank Jateng. ”Alhamdulillah bulan ini kami bisa membuka dua kantor kas untuk memperluas pelayanan ke masyarakat sekitar. Kami sebenarnya sudah memiliki payment point di sembilan kecamatan. Tadinya untuk melayani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saja, kini ditingkatkan menjadi kantor kas. Di kantor kas, masyarakat bisa melakukan setoran tunai dan penarikan tunai, juga untuk pembayaran pajak,” jelasnya. 

Selain dua kantor kas tersebut, lanjutnya, Bank Jateng juga berencana menambah beberapa kantor kas lagi, rencananya di Gebog dan Colo. ”Kami akan optimalkan fungsi dari Payment Point yang ada. Satatusnya tinggal ditingkatkan menjadi kantor kas. Tujuannya ya untuk memperluas pelayanan Bank Jateng  kepada masyarakat. Hingga akhir tahun 2019 mendatang, kami berencana menambah fasilitsan layanan dengan menambah jumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Rencananya 2 mesin ATM dan 1 mesin CDM atau yang biasa untuk setoran,” jelasnya. 

Setelah kerjasama pembayaran pajak khusus untuk hotel dan rumah makan, program paling dekat, adalah kerjasama dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) terkait pembayaran pajak dan retribusi daerah. Sosialisasinya sudah dilaksanan di Magelang kemarin. 

”Secara  kesehatan, kondisi Bank Jateng saya katakan sangat baik. Menurut pembukuan, hingga (31/10) tahun ini, sudah mencatat  laba 104,39 persen atau di angka Rp 56.679 milliar. Sedangkan untuk kredit konsumtif  juga sudah mencapai 100,65 persen atau di angka Rp 636.277 milliar. Jika digabungkan dengan kredit produktif, kami optimistis bisa menutup tahun 2019 ini dengan capaian lebih dari 100 persen,” pungkasnya. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia