Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Pascasarjana IAIN Kudus Perkuat Literasi Agama dan Media

14 November 2019, 09: 07: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

SEMINAR: Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M.Ag didampingi Prof. Dr. Mujiburrahman dan Direktur Pascasarjana IAIN Kudus Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc, M.Si saat menyampaikan sambutan dalam acara Meeting Professor yang digelar Pascasarjana IAIN Kudus kemar

SEMINAR: Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M.Ag didampingi Prof. Dr. Mujiburrahman dan Direktur Pascasarjana IAIN Kudus Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc, M.Si saat menyampaikan sambutan dalam acara Meeting Professor yang digelar Pascasarjana IAIN Kudus kemar (DIYAH AYU FITRIYANI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Pascasarjana Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menggelar acara Meeting Professor kemarin. Acara yang digelar di Aula Lantai IV Gedung Perpustakaan IAIN Kudus itu menghadirkan Rektor Universitas Negeri Islam (UIN) Antasari Banjarmasin Prof. Dr. Mujiburrahman. Melalui acara ini Pascasarjana IAIN Kudus ingin memperkuat literasi agama dan media.

Kegiatan itu diikuti mahasiswa pascasarjana angkatan 2019 mengambil tema ‘Agama, Media, dan Imajinasi, Pandangan Sufisme dan Ilmu Sosial Kontemporer’. Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Mujiburrahman menyampaikan, dunia sudah mengalami perubahan cukup besar.

Saat itu informasi bisa didapat dengan mudah dan cepat. Dunia seolah semakin menyempit, bahkan bisa dengan mudah digenggam. Informasi tentang apapun bisa diakses dan disimpan dalam flash disk, tablet, ponsel pintar, laptop hingga layar televisi. Hal itu menjadikan dunia menjadi datar. Sebab, hubungan antar manusia tidak lagi dibatas oleh ruang, waktu, aturan protokol, dan hierarki.

”Dunia yang seperti ini sangat sarat dengan imajinasi. Melalui internet, imajinasi mengembara di dunia maya. Pengembaraan itu berselancar di atas gulungan ombak yang melesat cepat. Membawa keriangan sekaligus ancaman,” katanya.

Dalam kondisi itu, nasib agama butuh kajian. Sebab menurutnya, tampilan media saat ini membuat sejumlah tokoh agama cemas. Saat ini banyak ilmuwan sosial yang melakukan pengkajian terhadap fenomena ini. Salah satu kerangka yang dipakai untuk melihat posisi media adalah teori ruang publik. 

Melalui ruang pubik, masyarakat dapat dengan mudah berdiskusi atau bahkan berdebat dengan masyarakat lainnya. Para penganut agama juga dapat dengan mudah ikut serta membicarakan masalah-masalah bersama dari sudut pandang agama.

Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M.Ag mengapresiasi acara itu. Tema yang disampaikan Rektor IAIN Antasari Banjarmasin sebelumnya pernah disampaikan saat pidato pengukuhan Guru Besar Sosiologi Agama pada 8 April 2015. Meskipun begitu, hal itu dirasa masih relevan dengan kondisi saat ini. Dr. H. Mudzakir, M.Ag memuji Prof Mujiburrahman yang sudah bisa berfikir jauh tentang realita zaman.

Dia sepakat jika media telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari manusia sekarang. Hal ini berpengaruh pada gaya hidup manusia seluruhnya. ”Ini kajian yang luar biasa. Apa yang Prof Mujiburrahman sampaikan di tahun 2015 ternyata terjadi di tahun ini,”' katanya.

Direktur Pascasarjana IAIN Kudus Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc, M.Si menyampaikan, kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta berasal dari mahasiswa pascasarjana dan dosen IAIN Kudus. ”Acara itu sekiranya dapat menjadi jembatan dan tambahan khazanah terkait agama, media, dan imajinasi dalam pandangan sufisme dan ilmu sosial kontemporer bagi para civitas akademika, dosen dan mahasiswa,” katanya. 

(ks/daf/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia