Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Diikuti 10 Ribu Peserta, Lomba Mewarnai Koran Pecahkan Rekor MURI

13 November 2019, 09: 28: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

Diikuti 10 Ribu Peserta, Lomba Mewarnai Koran Pecahkan Rekor MURI

JEPARA, Radar Kudus – Lomba mewarnai dengan media koran digelar di Pantai Kartini Jepara hari ini. Sekitar 10.000 pelajar raudhatul athfal (RA) bersama orang tua masing-masing siap meramaikan kegiatan yang diinisiasi Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Jepara bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Kudus ini. Kegiatan ini ditargetkan mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Rekor Indonesia (Muri).

Peserta akan memenuhi lokasi wisata andalan Jepara ini, mulai dari lapangan utama sampai depan akuarium kura-kura. Jika penyelenggaraan sebelumnya menggunakan media kertas saat mewarnai, tahun ini dibuat konsep yang berbeda. Yakni menggunakan media koran. Jawa Pos Radar Kudus menyediakan lembar menggambar bagi peserta lomba.

Ketua IGRA Jepara Siti Munzariah mengatakan, peserta terdiri dari 178 lembaga RA dari seluruh kecamatan di Jepara. Selain media koran yang membedakan dengan kegiatan sebelumnya, keterlibatan orang tua juga menjadi pembeda. ”Dengan dilibatkannya orang tua, akan terjalin ikatan emosional dengan anak. Kerja sama antara anak dan orang tua ini, untuk merekatkan hubungan mereka dalam berkreasi," tuturnya.

MUSYAWARAH: Pengurus IGRA Jepara koordinasi persiapan lomba mewarnai di Pantai Kartini yang akan digelar pagi ini.

MUSYAWARAH: Pengurus IGRA Jepara koordinasi persiapan lomba mewarnai di Pantai Kartini yang akan digelar pagi ini. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Selain kegiatan tersebut, IGRA Jepara juga akan menggelar berbagai rangkaian kegiatan. Seperti membuat ketupat dan lepet pada akhir November serta reorganisasi sebagai puncak kegiatannya bulan depan.

Ia menambahkan, dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan, menunjukkan bahwa IGRA Jepara memiliki peran dalam mencerdaskan anak bangsa. Kreasi dan inovasi terus dipupuk untuk menjadi sarana mendidik anak di usia dini.

Selain itu, pihaknya juga ingin berpartisipasi sebagai duta pariwisata. Ribuan orang didatangkan ke Pantai Kartini. Tak lain untuk mengenalkan potensi wisata alam yang dimiliki Kota Ukir kepada masyarakat. Dengan begitu, program prioritas wisata yang digalakkan pemerintah bisa berjalan dengan baik.

”Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta didik, tapi secara umum bisa menimbulkan efek di sektor yang lain,” tandasnya.

(ks/lin/war/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia