Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Disdikbud Jateng Gandeng Microsoft Indonesia Wujudkan Sekolah 4.0

11 November 2019, 09: 24: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

BERSINERGI: Disdikbud Jateng bersama Microsoft Indonesia usai seminar di Hotel Noormans Semarang pada Jumat (8/11) lalu.

BERSINERGI: Disdikbud Jateng bersama Microsoft Indonesia usai seminar di Hotel Noormans Semarang pada Jumat (8/11) lalu. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah menggandeng Microsoft Indonesia mengampanyekan Sekolah 4.0 atau sekolah dengan infrastruktur langit. Salah satunya dengan seminar Sekolah 4.0 dihadiri 60 peserta kepala sekolah dan instruktur diklat online se-Jateng, Jumat (8/11).

Kepala Disdikbud Jateng Jumeri yang membuka seminar Sekolah 4.0: Sekolah dengan Infrastruktur langit itu sangat mendukung adanya Sekolah 4.0. Untuk mendukung program tersebut, pihaknya menggandeng Microsoft Indonesia untuk mengkampanyekan Sekolah 4.0 di Jawa Tengah. “Sebab di era 4.0 saat ini, yang perlu dibangun tidak hanya infrastruktur yang terlihat. Akan tetapi juga bangunan non fisik. Sekolah masa kini perlu mulai membangun infrastruktur langitnya,” katanya.

Sementara itu Education Programs Manager Microsoft Indonesia, Obert Hoseanto menyampaikan dengan mempunyai infrastruktur langit, sekolah akan mampu memaksimalkan potensi setiap siswa karena pendidik mudah menjangkau siswanya dengan bantuan teknologi. Obert juga menyampaikan untuk berhati-hati terhadap oknum yang menjual sertifikat legalisasi Microsoft dengan patokan harga tertentu.

“Microsoft tidak ada paket penjualan yang langsung mematok harga Rp 45 juta seperti yang dilaporkan oleh beberapa sekolah. Bekerjasamalah dengan partner resmi dari kami, jika ada yang menawarkan produk Microsoft dan sekolah ragu bisa konfirmasi melalui mseduindonesia@microsoft.com,” jelasnya.

Sedangkan Best Practice merupakan guru SMAN 1 Pati Yuche Yahya Sukaca menambahkan, sekolah 4.0 adalah sekolah yang mempunyai bangunan non fisik yang melengkapi bangunan fisik, mulai dari kelas online yang wajib dilengkapi dengan fitur chatting atau video conference, cloud storage sebagai gudang arsip, ruang rapat online. Ciri pertama dari Sekolah 4.0 adalah ketika sekolah sudah meninggalkan kertas untuk ujian.

(ks/him/put/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia