Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

BRI Cabang Purwodadi Beri Pelatihan 100 UMKM Kota Swieke

09 November 2019, 06: 57: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

BUKA ACARA: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Grobogan Adtya Wahyu Wardana bersama Pgs Pemimpin Cabang BRI Purwodadi Asdhar Marsuki, membuka pelatihan 10.000 UMKM di Hotel 21 Purwodadi Jumat (8/11).

BUKA ACARA: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Grobogan Adtya Wahyu Wardana bersama Pgs Pemimpin Cabang BRI Purwodadi Asdhar Marsuki, membuka pelatihan 10.000 UMKM di Hotel 21 Purwodadi Jumat (8/11). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberi pelatihan untuk 10 ribu UMKM di Indonesia. Salah satunya oleh kantor BRI Cabang Purwodadi kemarin (8/11). Di Kota Swieke, pelatihan itu diikuti 100 UMKM. Mereka mendapat materi tentang administrasi, info pasar, hingga permodalan.

Program tersebut sebagai wujud komitmen BRI. Untuk menjadi penggerak ekonomi kerakyatan lewat pemberdayaan UMKM. Melalui CSR BRI Peduli, pelatihan itu diberikan untuk 10 ribu UMKM di seluruh Indonesia.

Pelatihan untuk area kantor BRI Wilayah Semarang ada delapan tempat. Yakni di BRI Pattimura Semarang, BRI Pandanaran, dan BRI Sudiarto. Kemudian BRI Cabang Tegal, Pekalongan, Ungaran, Kudus, Blora, dan Purwodadi. Setiap kantor cabang melibatkan 100 UMKM. Untuk BRI Semarang melibatkan 800 UMKM.

PEDULI UMKM: Sebanyak 100 pelaku UMKM Grobogan mengikuti pelatihan bersama BRI Cabang Purwodadi di Hotel 21 Puwodadi Jumat (8/11).

PEDULI UMKM: Sebanyak 100 pelaku UMKM Grobogan mengikuti pelatihan bersama BRI Cabang Purwodadi di Hotel 21 Puwodadi Jumat (8/11). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Pgs Pemimpin Cabang BRI Purwodadi Asdhar Marsuki menjelaskan, program pelatihan ini diselenggarakan di 100 lokasi dengan masing-masing 100 peserta. ”Khusus untuk Kantor Wilayah BRI Cabang Purwodadi, pelatihan dilakukan di Hotel 21 Purwodadi. Dengan total 100 peserta,” katanya.

Pelatihan ini diselenggarakan BRI untuk meningkatkan kapabilitas UMKM. Mereka diharapkan bisa go modern, go digital, go online, dan go global. Dalam program tersebut, UMKM mendapatkan pelatihan terkait administrasi dan manajemen keuangan, e-commerce, akses informasi terhadap permodalan, hingga info pasar.

”Program ini diikuti oleh pelaku UMKM. Termasuk para UMKM cluster unggulan daerah. Selain itu, acara ini juga diikuti oleh BUMDes,” terang Asdhar.

Pelatihan di Grobogan itu diisi oleh narasumber yang profesional di bidang masing-masing. Seperti Setioningsih dari STIE Atma Bhakti Surakarta, pengusaha Arif Muntoha, dan Yustina Anisamita dari Tokopedia.

Pelatihan 10.000 UMKM ini merupakan salah satu program CSR BRI yang digelar dalam rangka HUT ke-124 BRI. Ulang tahun BRI itu jatuh pada 16 Desember 2019 mendatang. Program CSR lain yang digelar BRI di antaranya, pembangunan/perbaikan 200 rumah tidak layak huni, program padat karya 50 lokasi, serta konservasi kawasan sungai di 19 wilayah.

”Melalui berbagai program CSR yang digelar dalam rangka HUT ke-124, BRI menunjukkan komitmen menjalankan peran sebagai agent of development. Sehingga kehadirannya semakin memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi kerakyatan,” tandasnya.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia