Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Bangkitkan Motivasi Siswa dengan “Esmarem Berdikari Jos-Jos-Jos”

08 November 2019, 13: 23: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

MAKAN BARENG: Kepala Sekolah SMPN 5 Rembang Wiyono membaur bersama siswa-siswi saat jam makan siang bersama dengan bekal yang dibawa dari rumah.

MAKAN BARENG: Kepala Sekolah SMPN 5 Rembang Wiyono membaur bersama siswa-siswi saat jam makan siang bersama dengan bekal yang dibawa dari rumah. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus - SMPN 5 Rembang terus berbenah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berbagai program diterapkan secara maksimal, khusunya kegiatan ekstrakurikuler. Hasilnya, cukup membanggakan. Sekolah ini menorehkan banyak prestasi di cabang olahraga. Selain itu, sukses membanggun sisi keagamaan anak-anak didik.

Kepala Sekolah SMPN 5 Rembang Wiyono menuturkan, khususnya bidang olahraga memang menonjol. Terutama bola basket. Cabang olahraga ini telah menorehkan prestasi juara I.

”Alhamdulillah basket menjadi andalan. Kami juara I tingkat kabupaten. Kami pun sengaja menyiapkan pelatih khusus,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (7/11).

BERI MOTIVASI: Kepala Sekolah SMPN 5 Rembang Wiyoto memberikan motivasi kepada anak didik pada saat upacara rutin.

BERI MOTIVASI: Kepala Sekolah SMPN 5 Rembang Wiyoto memberikan motivasi kepada anak didik pada saat upacara rutin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Tidak hanya basket. SMPN 5 Rembang juga memiliki ektra membatik. Mereka diajari membuat desain, mencanting hingga pewarnaan. Pihak sekolah kerja sama dengan pengusaha batik. “Siswa diajari membuat kain batik sampai jadi,” terangnya.

Produk-produk hasil karya siswa, dapat terlihat mulai taplak meja dan lain-lain. Ke depan kalau memungkinkan sekolah berwacana seragam identitas anak-anak. Kebetulan sudah ada guru membatik dan fasilitasnya. “Ini untuk mendukung produk lokal Rembang. Terkait seragam kita harapkan tahun ajaran mendatang bisa berjalan,” bebernya.

Selain itu juga ada ekstra karate dan silat juara I. Termasuk renang berpotensi. Apalagi ada fasilitas sekolah bekerjasama dengan pengelola kolam renang. Sehingga anak-anak saat ada pelajaran olahraga mendapatkan akses khusus.

Wiyoto menargetkan SMPN 5 Rembang bisa memberikan yang terbaik pada masyarakat. Khusunya, masyarakat yang masuk zonasi SMPN 5 Rembang. “Jadi siapapun dapat masuk asalkan dekat. Jadi paling tidak ketika orang tua sudah melirik SMPN 5 Rembang. Akan menjadi daya terik tersendiri,” ungkapnya.

Wiyono menambahkan, selama sepuluh bulan membaur dengan guru, karyawan dan anak-anak memang terlihat menonjol. Banyak masukan dan informasi yang dihimpun. Untuk bersama-sama membuat kebijakan demi SMPN 5 Rembang lebih maju.

”Untuk membangun semangat. Kami memiliki yel-yel sekolah Esmarem Berdikari Jos-Jos-Jos. Setiap hari digelorakan anak-anak,” yakinnya.

Terkait yel-yel tersebut, Wiyono membeberkan singkatanya. Esmarem sendiri singkatan dari SMPN 5 Rembang. Lalu berdikari merupakan singkatan dari bersih, disipilin, indah, kreatif, aman, religius dan intelek.

Sementara, Jos yang diinginkan yakni jaga ibadah. Makanya sekolah ada Duha dan Dhuhur berjamaah.  Lalu jos kedua jaga Salawat, ini berdampak saat anak-anak diajak bersih-bersih atau keliling. Mereka akan merasa senang dan tanpa beban. “Lalu jos terakhir membawa silahturahmi. Baik masyarakat, orang tua maupun instansi yang menjadi stakeholder sekolah,” imbuhnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia