Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Tahun Depan Anggaran Pendidikan di Rembang Diusulkan Rp 489 Miliar

06 November 2019, 15: 51: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

FOKUS: Bupati Rembang Abdul Hafidz membacakan pengantar note keuangan rancangan peraturan daerah tentang APBD 2020 kemarin.

FOKUS: Bupati Rembang Abdul Hafidz membacakan pengantar note keuangan rancangan peraturan daerah tentang APBD 2020 kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 mulai dibahas di rapat paripurna I kemarin. Salah satu agenda penjelasan Bupati Atas Raperda APBD 2020. Dalam rapat ini disampaikan, bidang pendidikan dianggarkan Rp 489 miliar yang nilainya paling besar dibanding kesehatan dan infrastruktur.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menjelaskan, setelah disepakati KUA-PPAS 2020, terbit Surat Menteri Keuangan RI. Tentang penyampaian rincian alokasi transfer ke daerah. Dan dana desa tahun anggaran 2020.

”Menindak lanjuti hal tersebut, pemerintah Kabupaten Rembang wajib mencantumkan besaran alokasi (DAK dan DID) pada Raperda tentang APBD tahun anggaran 2020,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, struktur Raperda APBD 2020, adalah pendapatan daerah. Dalam RAPBD 2020 pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp 1,89 Triliun. Jumlah ini naik 1,59 persen. Dari target Pendapatan daerah pada APBD 2019 sebesar Rp 1,86 Triliun.

Untuk total belanja daerah sebesar Rp 1,95 Triliun. Untuk bidang pendidikan, dialokasikan anggaran fungsi pendidikan 20 persen lebih dari belanja daerah. Dalam RAPBD 2020 belanja bidang pendidikan sebesar Rp 489 Miliyar atau 25 persen. Dari total belanja.

Demikian juga untuk bidang kesehatan. ”Pemerintah daerah secara konsisten berkesinambungan mengalokasikan anggaran kesehatan minimal 10 persen dari total belanja APBD di luar gaji,” imbuhnya.

Dalam RAPBD 2020 belanja bidang kesehatan dianggarkan Rp 240 miliar. Atau 12,26 persen dari total belanja daerah di luar gaji. Pada pembiayaan daerah, dalam RAPBD 2020 untuk penyertaan modal daerah sebesar Rp 6 miliar pada PDAM.  

Ketua DPRD Rembang Majid Kamil menjelaskan, selesai rapat pari purna kemarin, langsung dilanjutkan rapat fraksi. ”Untuk menyusun pandangan umum fraksi,” katanya. (vah)

(ks/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia