Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Disparbud Jepara Hitung Kunjungan Wisatawan dari Karcis Parkir

06 November 2019, 15: 27: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

TERUS DIKAJI: Wisatawan menikmati ombak dan pasir putih di Pantai Bandengan. Pemkab masih melihat perkembangan tingkat kunjungan setelah diterapkannya program wisata gratis.

TERUS DIKAJI: Wisatawan menikmati ombak dan pasir putih di Pantai Bandengan. Pemkab masih melihat perkembangan tingkat kunjungan setelah diterapkannya program wisata gratis. (DOK. RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar KudusSemenjak wisata gratis diterapkan mulai hari Senin sampai Jumat tak ada lagi karcis retribusi. Namun pengunjung tetap ditarik retribusi parkir untuk kendaraan pengunjung. Sehingga untuk menghitung tingkat kunjungan wisatawan pada Senin sampai Jumat berdasarkan karcis retribusi parkir.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara Zamroni Lestiaza mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan selama ini dihitung berdasarkan karcis dari retribusi wisata. Dari karcis itu didapati angka kunjungan wisatawan. Setiap tahun akan terhitung kenaikan atau penurunan jumlah wisatawan dari karcis retribusi wisata.

Namun mulai Senin (4/11) lalu, wisata gratis mulai diterapkan. Pihaknya akan menghitung tingkat kunjungan wisatawan dari karcis parkir pada Senin sampai Jumat. Kemudian dijumlahkan dengan retribusi wisata setiap Sabtu, Minggu, dan event tertentu. “Sehingga ketemu hasil jumlah kunjungan wisatawan,” terangnya.

Pihaknya bakal mengkaji perkembangan program tersebut dengan membandingkan tingkat kunjungan wisatawan. Perbandingan sebelum wisata gratis dan sesudahnya. Pihaknya akan melihat respon masyarakat dalam beberapa pekan ke depan. “Kami rencanakan ada review program ini di lapangan. Seperti apa tanggapan masyarakat,” katanya.

Dengan program tersebut, ia berharap bisa menarik wisatawan berkunjung ke Jepara. Dengan begitu perputaran ekonomi untuk pelaku usaha bisa meningkat. Zamroni juga mendorong dampak bagi penginapan di Jepara.

Diberitakan sebelumnya, wisata gratis ini menyusul diundangkannya Peraturan Daerah No 5 Tahun 2019 Perubahan Kedua Atas Perda nomor 26 tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi baru diundangkan per 1 November lalu.

Masuk objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Jepara tak perlu membayar retribusi. Wisata gratis ini berlaku mulai hari Senin sampai Jumat. Sedangkan akhir pekan dan hari besar dikenakan retribusi. Pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional retribusinya sebesar Rp 10.000. Sedangkan pekan syawalan serta sepekan natal dan tahun baru Rp 15.000. Pengunjung hanya dikenakan retribusi parkir Rp 1.000 untuk sepeda motor dan Rp 2.000 untuk mobil.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia