Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Ingin Tampil di Kejurnas, Atlet Kungfu Asal Kudus Butuh Anggaran

06 November 2019, 13: 14: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

ADU TONGKAT: Pelatih wushu Kudus Harjana Wijaya (tengah) memberikan arahan kepada anak didiknya saat berlatih di kelenteng Hok Hien Bio baru-baru ini.

ADU TONGKAT: Pelatih wushu Kudus Harjana Wijaya (tengah) memberikan arahan kepada anak didiknya saat berlatih di kelenteng Hok Hien Bio baru-baru ini. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Atlet Kungfu asal Kudus terkendala dana untuk berangkat ke Kejurnas yang akan berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 15-18 November mendatang. Kontingen Jateng asal Kudus itu, membutuhkan dana Rp 56 juta. Saat ini, dana itu baru terpenuhi setengahnya.

Pelatih kungfu Kudus sekaligus wakil ketua Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Harjana Wijaya menyampaikan, dari tujuh atlet hanya satu atlet yang mendapatkan subsidi bantuan. Dia sudah mencoba mendatangi Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI).

”Saya sudah ke FORMI Kabupaten Kudus. Sudah menemui pak Plt bupati Kudus. Pak Plt bupati Kudus meminta saya ke Disdikpora,” terangnya. Dia menambahkan, saat mendatangi Disdikpora Kudus, hasilnya nihil.

Harjana menambahkan, upaya mencari dana agar dapat berangkat ke Kejurnas tak dapat meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus. Sebab, Kejurnas yang diadakan FORMI menginduk ke AKTI, bukan ke KONI. ”Saya salah kalau minta dana ke KONI,” ujarnya.

Kasi Peningkatan Prestasi Sarana Prasarana Olahraga (PPSP-Or) Subarkah menyampaikan, FORMI belum memiliki dana hibah. ”Sejak dibentuk di Kudus, FORMI memang belum pernah mendapat hibah sejak kepengurusannya dibentuk,” terangnya.

Subarkah menambahkan, pihaknya tak berani mengeluarkan anggaran asal-asalan. ”Pemeriksaan saat ini luar biasa jelinya. Kami tidak berani asal-asalan mengeluarkan anggaran di luar program,” tandasnya.

Sementara itu, Harjana saat ini tengah mencoba mendekati bebeapa perusahaan suwasta dan pengusaha-pengusaha di Kudus. ”Kalau Pak Ketua AKTI DPD Jateng Lie Keng Nam nyari bantuan dana di Semarang. Kalau saya mencari bantuan dana di Kudus,” sambungnya. Harjana berharap, anak asuhnya itu dapat meraih dua medali emas di Kejurnas. (vga)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia