Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Mulai Hujan, Pembangunan Drainase Baru Capai 50 Persen

06 November 2019, 08: 41: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

DIKEBUT: Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus bakal melakukan percepatan pekerjaan drainase. Langkah itu dilakukan agar pembangunan bisa difungsikan saat musim hujan tiba.  

DIKEBUT: Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus bakal melakukan percepatan pekerjaan drainase. Langkah itu dilakukan agar pembangunan bisa difungsikan saat musim hujan tiba.   (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Pengerjaan drainase di beberapa titik baru mencapai 50 persen. Padahal hujan mulai turun. Untuk mengantisipasi itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus mulai melakukan percepatan pembanguanan.

”Sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan bakal turun di bulan Desember. Kami sudah menginstruksikan kepada pelaksana untuk melakukan percepatan,” kata Kabid Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kabupaten Kudus Harry Wibowo.

Kabid Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kabupaten Kudus Harry Wibowo menyatakan, ada beberapa aspek percepatan pembangunan. Di antaranya, penambahan pekerja maupun kerja lembur.

Harry menambahkan, untuk sistem drainase box culfert diberlakukan lembur sejak dulu. Pasalnya bahan baku tiba di lokasi malam hari. Untuk itu pekerja harus mengerjakan langsung. Terkait penggunan box culfert dirinya memastikan tidak akan berpengaruh pada cuaca hujan.

Langkah lain untuk percepatan pembangunan, ditunjukkan lewat pengadaan barang.

Untuk drainase yang menggunakan bokafet, kata Harry, ada 40 persen. Sedangkan 60 persennya cor di tempat. Pasalnya sistem box culfert membutuhkan ruas jalan yang lebar. Seperti jalan Menur, Jalan Bhakti, dan Pemuda. ”Bahan box culfert ini diperkirakan akan kuat hingga 10 tahun,” ungkapnya.

Dia juga mengakui, saat ini pengerjaan terlambat sekitar lima persen. Dengan percepatan pengerjaan itu, diharapkan selesai sebelum 20 Desember. Untuk itu pihaknya terus menggenjot pengerjaan di beberapa titik.

Saat ini ada 61 paket drainase yang dikerjakan Pemkab Kudus. Diperkirakan pembangunan itu,bisa mereduksi genangan air 60 hingga 65 persen.

Sebelumnya, pembanguan empat titik drainase dibiayai dengan dana Bangub. Nilainya sekitar Rp 5,5 miliar. Untuk titiknya berada di jalan Menur, jalan Bhakti, jalan Pemuda, dan jalan Gribig. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia