Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Barongan Serukan Tolak Politik Uang di Pilkada 2020

04 November 2019, 12: 05: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

TOLAK POLITIK UANG: Anggota Bawaslu Grobogan dan barongan mengampanyekan tolak politik uang pada Pilkada 2020 di wisata De Bale Cingkrong kemarin.

TOLAK POLITIK UANG: Anggota Bawaslu Grobogan dan barongan mengampanyekan tolak politik uang pada Pilkada 2020 di wisata De Bale Cingkrong kemarin. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Barongan, musik dangdut, dan beberapa penari menghibur wisatawan di De Bale Cingkrong, Purwodadi kemarin. Selain menghibur, mereka juga mengajak warga ikut berperan jadi pengawas Pilkada 2020.

Melalui panggung yang berdiri di sudut De Bale Cingkrong, pembawa acara dan anggota Bawaslu mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif pada Pilkada 2020. Khususnya menjadi pengawas Pilkada. Terlebih, terhadap pelanggaran yang mungkin terjadi.

”Kita mengajak masyarakat untuk menolak politik uang. Diawali dari dirinya sendiri, lalu keluarga. Jika nantinya mereka mau menolak politik uang, dapat mengikis praktik yang terjadi di tengah masyarakat pada Pilkada nanti,” ujar Anggota Bawaslu Grobogan Desi Ari Hartata.

Selain mengajak untuk turut menjadi pengawas partisipatif Pilkada dan menolak politik uang, dalam agenda tersebut Anggota Bawaslu juga mengenalkan tugas-tugas dari Bawaslu. Di antaranya, menyosialisasikan hajatan Pilkada di tengah masyarakat, mendorong partisipasi Pemilu, melakukan pencegahan, dan penindakan.

Pihaknya juga mengajak masyarakat agar bila mendapati dugaan pelanggaran Pilkada tidak segah-segan melaporkan. Agar pihaknya segera melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran tersebut.  

Lebih lanjut, Desi Ari juga mengajak warga segera melapor jika tidak tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebab menurutnya kesuksesan Pilkada tidak bisa terwujud tanpa peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat.

(ks/ful/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia