Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Pemkab Grobogan Siapkan Perbup Dukung Gerakan Literasi

30 Oktober 2019, 13: 34: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

BUKA LITERASIL: Bupati Sri Sumarni bersama Kadinas Pendidikan Amin Hidayat membuka pameran dan festival literasi di Alun-alun Purwodadi kemarin.

BUKA LITERASIL: Bupati Sri Sumarni bersama Kadinas Pendidikan Amin Hidayat membuka pameran dan festival literasi di Alun-alun Purwodadi kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Gerakan literasi di Kabupaten Grobogan akan didukung Pemkab setempat dengan membuat Peraturan Bupati. Hal itu, untuk menanam gerakan literasi di setiap sekolah agar bisa menerapkanya.

”Untuk menindaklanjuti literasi di Grobogan, maka kami akan buatkan Perbup untuk legal formalnya,” kata Bupati Sri Sumarni usai membuka pameran dan festival literasi di Alun-alun Purwodadi kemarin.

Bupati menjelaskan, pendidikan  yang berkualitas selalu memberikan ruang dalam berliterasi. Literasi tidak hanya membaca, menulis, dan berhitung. Literasi sudah diperluas menjadi kemampuan mengembangkan Iptek untuk kegiatan produktif. Dengan begitu kualitas hidup dan kesejahteraan akan semakin baik.

”Yang diperlukan upaya membangun literasi di masyarakat adalah kebiasaan membaca. Tetapi minat baca dan budaya literasi masyarakat masih rendah. Hasil penelitian tahun 2016 menempatkan Indonesia di peringkat 60 dari 61 negara dalam hal budaya literasi,” ujarnya.

Dengan kemampuan literasi yang baik maka ilmu pengetahuan dan teknologi akan dikuasai dengan baik pula.

”Literasi ini berkaitan dengan kemampuan individu dalam membaca, menulis, berbicara, berhitung, memecahkan masalah baik dalam keluarga masyarakat dengan cara kritis dan analitis,” tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat mengatakan, pameran dan festival literasi memperkenalkan produk literasi sekolah se-Kabupaten Grobogan. Selain itu, juga mengajak guru dan siswa untuk aktif literasi di sekolah maupun di rumah.

”Gerakan literasi ini akan bisa dijadikan siswa dan guru lebih aktif membaca dan menulis. Sekaligus mengukuhkan Kabupaten Grobogan sebagai kabupaten literasi,” katanya.

(ks/mun/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia