Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Delapan Klub Bakal Ramaikan Liga Pati U-22

30 Oktober 2019, 12: 21: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

BERIKAN DUKUNGAN: Wakil Bupati Saiful Arifin saat menghadiri technical meeting di Ruang Joyokusumo, pagi kemarin.

BERIKAN DUKUNGAN: Wakil Bupati Saiful Arifin saat menghadiri technical meeting di Ruang Joyokusumo, pagi kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Delapan klub memastikan ambil bagian pada kompetisi Liga Pati U-22 pada November mendatang. Kompetisi usia muda itu akan menjadi wadah pembinaan pesepakbola Pati sekaligus ajang untuk menjaring bakat-bakat yang bisa memperkuat klub Persipa musim depan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Saiful Arifin saat menggelar technical meeting di Ruang Joyokusumo, pagi kemarin. ”Kompetisi ini akan menjadi ajang pembinaan bagi bakat-bakat muda pesepakbola di Kabupaten Pati. Sebab, pembinaan tanpa adanya kompetisi juga tidak akan berjalan dengan baik dan maksimal,” terang pria yang juga Ketua Umum Persipa Pati ini kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Kompetisi Liga Pati U-22 ini digadang akan melahirkan pemain-pemain yang diharapkan bisa menjadi tulang punggung Persipa di ajang Liga 3 Zona Jawa Tengah musim depan. Selain U-22, liga juga akan diputar untuk U-16.

”Untuk Liga U-22 ini proyeksinya bisa untuk ke Liga 3. Paling tidak ada 10 pemain yang bersinar di Liga Pati U-22 ini yang bisa menjadi pemain Persipa. Sedangkan untuk U-16 nanti tenaganya akan dibutuhkan untuk Piala Soeratin U-17,” terang pria yang akrab disapa Safin ini.

Liga Pati U-22 ini menggunakan sistem kompetisi penuh. Home dan away. Kompetisi ini akan bergulir selama November hingga Desember. Delapan klub yang berpartisipasi meliputi Rajawali Muda FC, Sentana FC, Peluru FC, Putra Rio FC, PSTS Tlogowungu, PS Singgo Joyo, Safin PTC, dan Tunas Muda Jakenan.

Bergulirnya Liga Pati ini disebut menjadi angin segar dunia sepakbola di Bumi Mina Tani. Hadirnya kompetisi akan menjadi gairah tersendiri bagi pembinaan persatuan sepakbola (PS) yang ada di Pati.

”Kalau ada kompetisi rutin seperti liga, otomatis sepakbola akan semakin bergairah. Sebab, bibit-bibit pesepakbola punya kesempatan untuk unjuk gigi. Muaranya jelas. Untuk menguatkan klub daerah. Persipa Pati. Semakin banyak wadah dan kompetisi, teknik, skill, mental dan attitude akan terasah juga,” terang Hayyin, manajer dari PS Singgo Joyo Kuryokalangan yang menjadi salah satu peserta liga.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia