alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Modal Pistol Mainan, Heru Sikat HP dan Uang Tunai Milik Tetangga

29 Oktober 2019, 14: 31: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

UNGKAP KASUS: Kapolres Rembang, AKBP Dolly A Primanto didampingi Kasatrekrim Polres Rembang, Bambang Sugito dan jajarannya berhasil mengungkap kasus perampasan dengan modal pistol mainan.

UNGKAP KASUS: Kapolres Rembang, AKBP Dolly A Primanto didampingi Kasatrekrim Polres Rembang, Bambang Sugito dan jajarannya berhasil mengungkap kasus perampasan dengan modal pistol mainan. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Heru Suseno, 55, warga Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, harus berurusan dengan polisi. Ini karena aksinya merampas handphone dan sejumlah uang tunai milik tetangganya sendiri dengan modal pistol mainan.

HP yang disikat jenis Samsung J1 yang harganya sekitar Rp 1 juta. Kemudian, uang tunai Rp 250 ribu. Barang ini digasak dari Dwi Daryanto, 19 yang masih tetangga sendiri. Untuk memuluskan aksinya, pelaku cukup menodongkan pistol mainan sambil mengancam korbannya. Aksi nekatnya itu, dilakukan di jalan turut Dukuh Bawang, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu.

“Dalam beraksi tersangka tidak sendirian. Namun bekerja sama dengan dua orang. Dua orang tersebut berperan membawa kendaraan, sedangkan tersangka menodongkan pistol. Pelaku biasanya beraksi malam hari. Mengambil lokasi yang sepi dan minim penerangan,” ungkap Kapolres Rembang, AKBP Dolly A Primanto saat jumpa pers kemarin.

Dolly didampingi Kasatrekrim Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menyebutkan pistol mainan atau airsoft gun untuk menakuti korban. Pelaku mendapatkan barang tersebut dari rekannya di Blora.

Sementara itu, kapolres menambahkan pengungkapan kasus curas dalam dekade operasi sikat candi 2019 hasilnya mencapai 100 persen. Seluruh kasus yang dibebankan beberapa terungkap. Selain itu ada tiga kasus curat yang berhasil diungkap.

“Total kurang lebih 8 kendaraan bermotor dari hasil pengembangan. Untuk sarana yang digunakan kunci palsu dan kunci T. Lokasinya tersebar, mulai Bulu, Kabongan hingga Kutoharjo, Rembang,” ujarnya.

Kemarin, kendaraan hasil kejahatan diserahkan pemiliknya. Salah satunya diberikan Mukid, warga RT 02 RW 03, Sulang. Dirinya merasa plong, kendaraan baru miliknya jenis N-Max ditemukan Polres Rembang.

”Kendaraan parkir di dalam rumah. Lalu dibobol. Tahunya bangun tidur pukul 04.30, tahu-tahu motor sudah tidak ada. Hati saya plong. Beli harga 27 juta. Saya tidak kenal pelaku.  Saya apresiasi kerja dari anggota Polres Rembang,” tutupnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP