Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Mantan Wabup Blora Daftar Calon Bupati lewat Gerindra

29 Oktober 2019, 12: 57: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

Mantan Wabup Blora Daftar Calon Bupati lewat Gerindra

BLORA, Radar Kudus – Untuk kedua kalinya, Ketua DPC PPP Kabupaten Blora Abu Nafi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (Balon) Bupati Blora. Kali ini, mantan wakil bupati Blora itu mendaftar lewat Partai Gerindra.

Penyerahan berkas pendaftaran Abu Nafi berlangsung Minggu (27/10) siang. Bertempat di Rumah Makan Putra Solo, Mlangsen. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blora Yulianto mengaku, pendaftaran telah dibuka sejak 25 Oktober. ”Ini baru Mbah Abu (Sapaan Abu Nafi, Red) yang mendaftar,” ujarnya.

 Rencananya, pendaftaran Balon Bupati Blora untuk Pilbup 2020 melalui DPC Partai Gerindra akan ditutup pada 15 November mendatang. Tidak ada ketentuan khusus untuk mendaftar di partai ini. ”Tidak ada mahar politik. Pendaftaran gratis,” imbuhnya.

Menurutnya, hingga saat ini, DPC Gerindra Blora secara intensif membina komunikasi dengan pimpinan parpol lain. Seperti PDI Perjuangan, PPP, Hanura, Demokrat, Perindo, PKS, dan Golkar.

”Iklim politik yang cair akan membuat Gerindra mantap dalam Pilbup 2020 mendatang. Mereka sangat welcome untuk bekerja sama. Dan dengan iklim cair seperti yang sudah kita bangun, Bacabup akan semakin mantap,” jelasnya.

Sementara itu, Abu Nafi mengatakan, langkah politik itu diambilnya sebagai bentuk balas jasa. Sebab, Gerindra juga mendukungnya pada Pilbup 2015. ”Saya punya sejarah dengan PDI Perjuangan dan Gerindra. Saya membalasnya hanya seperti itu,” katanya.

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Mbah Abu juga menegaskan, PPP Blora butuh berkoalisi dengan partai-partai lain untuk mengusung calon bupati. Lantaran PPP baru memiliki lima kursi di DPRD Blora. Abu tak menutup pintu koalisi dengan partai manapun. Termasuk PKB.

”Karena PPP baru lima kursi, butuh koalisi dengan partai lain. Coba diingat pada Pilbup 2010, siapa yang mengusung Kolbu (Kokok/Djoko Nugroho-Abu Nafi)? Di dalamnya ada PKB dan PPP. Sayangnya, PKB belum buka pendaftaran. Kalau buka, insyaAllah saya daftar,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Balon Cabub dan Cawabub PDI P Kuat Prihantono tak banyak komentar terkait langkah Abu Nafi itu. ”Ya bagus orang namanya daftar kan boleh-boleh saja. Syukur-syuku dapat rekom dari Partai Gerindra,” jelasnya.

Menurutnya, proses di PDI P masih panjang. Sebab masih harus melalui berbagai tahap. Terkait 11 orang yang sudah mendaftar dan mengembalikan Formulir di PDI P, dia mengaku belum tahu siapa yang bakal mendapat rekomendasi.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia