Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Atlet Taekwondo Unisnu Sabet Empat Emas dalam Kejuaraan Internasional

29 Oktober 2019, 10: 10: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

SELAMAT: Para atlet taekwondo Unisnu bersama pelatih memamerkan piala hasil kejuaraan taekwondo internasional Pugnator Badung Sport Tourism International Taekwondo Championship 2019, Juma’at – Minggu (25–27/10).

SELAMAT: Para atlet taekwondo Unisnu bersama pelatih memamerkan piala hasil kejuaraan taekwondo internasional Pugnator Badung Sport Tourism International Taekwondo Championship 2019, Juma’at – Minggu (25–27/10). (RONI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

TAHUNAN, Radar Kudus - Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara raih prestasi dalam kejuaraan taekwondo internasional bertitel Pugnator Badung Sport Tourism International Taekwondo Championship 2019, Jumat – Minggu (25–27/10). Di ajang kejuaraan itu, Unisnu mengirim tujuh atletnya. Mereka berhasil meraih empat emas dan dua perunggu.

Selain keenam medali tersebut, Unisnu juga dinobatkan sebagai juara umum II kategori pemula. Salah satu atletnya Mila lusy Oktavia berhasil menjadi atlet terbaik kategori Poomsae pemula putri.

Empat Medali emas Unisnu diraih oleh Dwi Putri Nugroho (U80 Putra Kyorugi), M. Maftuh Ahnan (U63 Putra kyorugi) , serta Mila lusy Oktavia dan Rovi Himawan di kelas pomsae. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Wahyu Puji Cahyani (U53 Putri Kyorugi) dan Selsa Filia Devi (U62 Putri Kyorugi).

Dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Purna Krida Badung, Bali ini, atlet unisnu berkompetisi dengan kurang lebih 1.600 atlet yang berasal dari dalam negeri dan mancanegara. Di antaranya Australia, Thailand, India, Uzbekistan, Cina Taipe, Hongkong, Singapura dan Malaysia.

Tim taekwondo Unisnu melakukan persiapan selama dua bulan dalam menghadapi Pugnator Badung Sport Tourism International Taekwondo Championship 2019 itu. “Teman-teman melakukan latihan setiap hari selama dua bulan. Menu latihan lebih ditekankan pada persiapan fisik dan teknik. Alhamdulillah hasilnya membanggakan,” ujar Susanto, pelatih tim Taekwondo Unisnu Jepara.

Lebih lanjut susanto juga mengatakan bahwa ini adalah sebuah pembuktian bahwa  Unisnu Jepara mampu berprestasi di ajang yang bertaraf International.  “Setelah itu, kami akan mengevaluasi atlet-atlet yang belum bisa mencapai final. Sehingga ke depannya atlet-atlet Unisnu bisa berbuat yang lebih baik lagi untuk almamater,” tambahnya.

Senada dengan Susanto, Mila atlet peraih emas dan pemain terbaik putri pemula juga melakukan Persiapan dengan serius. “Untuk persiapan, tim melakukan latihan setiap hari dari jam 6 sampai jam 8 pagi selama dua bulan. Sedangkan latihan rutin tetap berjalan seperti biasa, selasa dan Jum’at sore di kampus,” Ujar Milla

Mila juga bangga dan puas atas prestasi dan penghargaan atlet terbaik poomsae putri  di tingkat internasional ini. “ini merupakan hasil dari kerja keras, perjuangan dan doa selama ini. Terima kasih banyak juga kepada pelatih yang selalu mengajarkan kami kedisiplinan mulai dari bangun pagi setiap hari untuk berlatih dengan giat dan semangat,” ujar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisnu tersebut.

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia