Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Baru Dilantik, Jajaran Direksi PD BPR BKK Lasem Tancap Gas

29 Oktober 2019, 09: 23: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

BERKOMITMEN: Bupati Rembang Abdul Hafidz (enam dari kiri) didampingi Wabup Rembang Bayu Andriyanto foto bersama jajaran direksi PD BPR BKK Lasem, Dirut Moch. Suwarno (lima dari kiri) dan Direktur Pemasaran Herry Setyo Nugroho (dua dari kanan) usai pelanti

BERKOMITMEN: Bupati Rembang Abdul Hafidz (enam dari kiri) didampingi Wabup Rembang Bayu Andriyanto foto bersama jajaran direksi PD BPR BKK Lasem, Dirut Moch. Suwarno (lima dari kiri) dan Direktur Pemasaran Herry Setyo Nugroho (dua dari kanan) usai pelanti (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – Direksi PD BPR BKK Lasem komplet. Dua kursi yang sebelumnya kosong, direktur utama dan direktur pemasaran kini terisi. Keduanya siap tancap gas jalankan pekerjaan. Ini setelah Bupati Rembang Abdul Hafidz melantik dan mengambil sumpah kemarin.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya Direktur Utama Mokh. Suwarno, S.E.,M.Si, dan Direktur Pemasaran Herry Setyo Nugroho, S.T. Pelantikan digelar di aula Pendapa Musuem RA Kartini Kabupaten Rembang.

Hadir dalam pelantikan ini, Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wabup Rembang Bayu Andriyanto. Hadir pula staf ahli bupati, sekda, asisten I, II, III, sekwan, semua kepala OPD, forkopimcam, serta perwakilan perbankan dan perusahaan. Selain itu, turut hadir 19 jajaran direksi dan pejabat eksekutif PD BPR BKK Lasem, pejabat Biro Perekonomian Jateng, dewan independen, mantan Dirut PD BPR BKK Lasem Sutarjo.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, saham PD BPR BKK Lasem dari Pemerintah Provinsi Jateng sebesar 51 persen dan dari Pemkab Rembang 49 persen. Dalam operasionalnya ada kebijakan. Salah satunya mendorong perekonomian dan kemajuan di Kota Garam.

”Kami ingin PD BPR BKK Lasem memiliki produk khusus untuk memberikan kredit kepada pengusaha-pengusaha kecil. Contohnya yang ada di pasar, seperti pedagang tempe dan sayuran,” ujarnya.

Nantinya mereka bisa mengambil kredit dengan mendapat keringanan. Bisa dalam bunga khusus dan tanpa agunan. Meskipun nilai kredit tak besar, namun dapat bermanfaat. Di mana saat ini para pengusaha kecil tersebut mengeluh, selama ini pinjam ke pihak tertentu dengan bunga tinggi.

Dirut PD BPR BKK Lasem Mokh. Suwarno menyampaikan, pihaknya mencanangkan ingin memperkecil lintah darat di lapisan bawah. Utamanya di pasar. Nanti pengusaha kecil akan diberikan kredit UMKM dengan bunga rendah. ”Kami tak ingin ada lintah darat di Kabupaten Rembang. Untuk itu, salah satunya kami memberi kredit UMKM dengan bunga murah kepada pedagang kecil. Ini sudah jalan, meski skalanya masih kecil. Untuk itu, kami butuh support agar lebih besar,” ungkapnya.

Harapannya, keberadaan PD BPR BKK Lasem lebih bermanfaat. Khususnya bagi pengusaha kecil. Dengan begitu, pihaknya siap tancap gas. Utamanya menjalankan apa yang telah diamanahkan kepadanya.

Pihaknya juga mempunyai program pengabdian masyarakat. Ke depan akan menggandeng dunia pendidikan. SMA/SMK yang lulusan berprestasi akan digandeng untuk magang selama tiga tahun di PD BPR BKK Lasem. ”Tentu harus ada kontribusi balik. Ada MoU dan kerja sama antara sekolah dengan kami. Mungkin sekolah lewat dana dan siswa yang berprestasi dapat magang di sini,” harapnya.

Direktur Pemasaran PD BPR BKK Lasem Herry Setyo Nugroho menambahkan, ke depan inovasi-inovasi bakal dijalankan. Di antaranya terkait produk dan segmen pasar mengarah ke UMKM. ”Kredit mikro akan kami tingkatkan,” imbuhnya.

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia