Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Temukan Mood Booster saat Siaran

25 Oktober 2019, 14: 08: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

Dewi Syafitri

Dewi Syafitri (DOK PRIBADI)

Share this      

BERKECIMPUNG di dunia broadcasting sejak duduk di bangku kuliah, menjadi jalan manis bagi dara bernama lengkap Dewi Syafitri ini. Berawal dari coba-coba mendaftar saat ada lowongan kerja (loker), dirinya berhasil menjadi penyiar di salah satu radio di Kudus.

”Awalnya pas daftar itu coba-coba saja. Eh, tahunya diminta magang dan alhamdulillah bisa menjadi penyiar sampai sekarang,” tutur gadis yang pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Psikologi, Universitas Muria Kudus (UMK) itu.

Gadis yang akrab disapa Dewi ini, merasa enjoy menggeluti pekerjaannya. Lantaran dirinya tidak merasa sedang bekerja. Atau bisa dikatakan hobi yang dibayar. Selain itu, ia memang senang bisa berbagai informasi kepada khalayak. Juga berdampak menambah relasi pertemanan.

Jika ingin mendengarkan celoteh Gadis kelahiran Kudus, 23 Januari 1997 ini, pendengar bisa mantengin setiap pagi. Salah satunya di sekmen Selamat Pagi Kudus dan Jenang Kudus.

Dewi sering beruntung dalam pekerjaannya saat ini. Karena ia kian dekat dengan orang tersohor maupun para artis. Kedekatan itu terjalin saat dirinya membawakan acara talk show. ”Jadi dulu pernah talk show dengan salah satu pimpinan pabrik jamu. Juga artis yang mengunjungi event di Kudus, dipastikan ada siaran di sini,” jelasnya.

Kesenangannya ini, dimulai saat duduk pada bangku kuliah semester II. Dia sering dipercaya menjadi MC di lingkungan kampusnya. Berangkat dari situ, Dewi kian berkembang. Saat ini dirinya dipercayai memandu acara salah satu brand hijab.

Dewi berharap, ke depan ia bisa bekerja sesuai dengan jurusannya. Selain itu, dia tidak ingin meninggalkan dunia broadcaster yang ditekuninya selama ini. ”Karena siaran sudah jadi obat bagiku. Dari suasana bad mood bisa merubah mood suasana,” jelasnya. (gal)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia