Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Meski Membahayakan, Pedagang Nekat Tempati Kios eks Kudus Plaza

21 Oktober 2019, 11: 55: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

MASIH BERTAHAN: Pedagang masih bertahan berjualan di eks Kudus Plaza hingga menunggu kepastian lokasi baru yang akan mereka tempati. Padahal Pemkab menyatakan bangunan itu tidak layak huni.

MASIH BERTAHAN: Pedagang masih bertahan berjualan di eks Kudus Plaza hingga menunggu kepastian lokasi baru yang akan mereka tempati. Padahal Pemkab menyatakan bangunan itu tidak layak huni. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

JATI, Radar Kudus – Beberapa kios di bangunan eks Kudus Plaza terlihat masih ditempati hingga saat ini. Beberapa pedagang masih nekat berjualan. Padahal bangunan dinyatakan tidak lagi layak dihuni dan berbahaya.

”Kami sudah melarang sejak awal. Ketika mereka masih nekat, maka segala risiko ditanggung sendiri,” kata Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono.

Sejak terbakar 22 Februari 2018 lalu, Pemkab juga sudah tidak menarik biaya sewa atas pemanfaatkan bangunan yang berada di sebelah Pasar Bitingan itu. ”Kami tak ingin ambil risiko. Ketika mereka masih membayar sewa, berarti kami bertanggungjawab,” imbuhnya.

Selain beberapa pedagang yang menempati kios, pihak manajemen Matahari Departement Store juga terlihat masih memafaatkan bangunan itu. Lantai satu bangunan itu, masih digunakan untuk menyimpan stok barang dagangan. Lantai dasar juga terlihat dimafaatkan untuk parkir kendaraan.

Diketahui, sampai saat ini nasib bangunan tersebut masih belum jelas. Meski hasil hammer test menyarankan bangunan dirobohkan. Namun nyatanya tindakan itu sampai hampir dua tahun belum juga dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, saat ini Pemkab masih menunggu jawaban dari Kemendagri. Perobohan bangunan tersebut harus mendapatkan persetujuan DPRD atau tidak. Berdasarkan hasil taksiran, nilai bangunan tersebut sebesar Rp 22 miliar. Namun setelah terbakar nilainya ditaksir sekitar Rp 600 juta.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia