Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Peringati HUT-74 TNI, Kodim Uri-Uri Budaya melalui Ketoprak

21 Oktober 2019, 11: 32: 28 WIB | editor : Ali Mustofa

HIBUR RAKYAT: Sejumlah penari dari tim Ketoprak Langen Marsudi Budoyo menghibur ribuan masyarakat di lapangan sepak bola Desa Rendeng, Kecamatan Kota Sabtu (19/10) lalu.

HIBUR RAKYAT: Sejumlah penari dari tim Ketoprak Langen Marsudi Budoyo menghibur ribuan masyarakat di lapangan sepak bola Desa Rendeng, Kecamatan Kota Sabtu (19/10) lalu. (DISKOMINFO KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Ketoprak Langen Marsudi Budoyo dari Undaan menghibur ribuan masyarakat Kudus Sabtu (19/10) malam lalu. Pergelaran seni budaya ini digelar di lapangan Desa Rendeng. Ribuan masyarakat tersebut menikmati tontonan ini bareng bersama dengan sejumlah pejabat. Di antaranya Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah, Kapolres Kudus AKBP Saptono, Sekda Kabupaten Kudus Samani Intakoris dan sejumlah pejabat pemerintahan lainnya.

Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah mengatakan, hiburan rakyat ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI. Acara digelar mulai pukul 20.30 hingga 03.00.

”Ini sebagai wujud syukur dan terima kasih kami kepada masyarakat Kudus. Selama ini Kodim 0722/Kudus selalu didukung masyarakat. Dengan itu pula yang bisa membuat kami (TNI, Red) kuat,” kata Irwansah.

Ketoprak dipilih karena Kodim 0722/Kudus ingin ikut melestarikan budaya asli Jawa. Dia berharap TNI dan masyarakat bisa solid dan mendukung. Sehingga dapat bersama-sama membangun negeri, khususnya Kabupaten Kudus.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi langkah Kodim 0722/Kudus. Dengan penyelenggaraan hiburan ketoprak mampu menghibur sebagain masyarakat Kudus. Dia menilai, ketoprak masih banyak dicintai masyarakat. Untuk itu perlu dilestarikan agar tidak punah.

”Ketoprak merupakan budaya Jawa untuk itu kita harus dibudayakan dan dilestarikan terus. Selamat HUT ke-74 TNI semoga bertambah jaya, TNI tetap profesional dan menjadi kebanggaan rakyat.

Pada malam itu, ketoprak Langen Marsudi Budoyo dari Undaan Kudus memainkan lakon Anurogo Winisudo Nambi Balelo. Kegiatan tersebut disambut meriah oleh masyarakat Kudus dan sekitarnya. Sebagian masyarakat mengaku memanfaatkan tontonan gratis ini sebagai sarana hiburan berkumpul keluarga pada malam Minggu.

Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo mengatakan, mendukung kesenian lokal ditampilkan di setiap kecamatan. Caranya kecamatan dapat berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk menyukseskan kegiatan ini.

Dia juga mendorong agar kesenian lokal juga diajarkan di sekolah. Harapannya siswa tidak lupa dengan budaya dan kesenian lokal. ”Caranya dengan menambahkannya dalam muatan lokal,” ungkapnya.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia