Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

PT Semen Gresik Boyong Dua Penghargaan Internasional

19 Oktober 2019, 14: 02: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

KOMPAK: Para inovator lingkup Semen Indonesia Grup (SMIG) yang mengikuti APQO - IC di Bali menunjukkan penghargaan yang diraih saat kompetisi yang diikuti 19 negara tersebut.

KOMPAK: Para inovator lingkup Semen Indonesia Grup (SMIG) yang mengikuti APQO - IC di Bali menunjukkan penghargaan yang diraih saat kompetisi yang diikuti 19 negara tersebut. (HUMAS SG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

  KOTA, Radar Kudus – PT Semen Gresik meraih penghargaan bergengsi tingkat internasional di penghargaan Asia Pacific Quality Organization (APQO) International Conference ke-25 yang digelar di Bali. Tak tanggung-tanggung pabrik semen terkemuka ini meraih dua penghargaan sekaligus.

PT Semen Gresik mengirim dua tim. Rembang Bangkit dan Sumber Angin. Kedua tim sama-sama meraih 3 Stars. Ini merupakan anugerah tertinggi dalam kompetisi internasional yang di ikuti ratusan peserta dari 19 negara.

 Tim Rembang Bangkit PT Semen Gresik bahkan meraih IQPC Best of the Best Award "The Most Favourite". Tidak hanya itu saja. Pengharagaan lagi juga diperoleh tim Rembang Bangkit dengan inovasi bertajuk "Semen Gresik Community Challenge (SGCC)".

Tim tersebut mendapat penghargaan lagi sebagai inovator terbaik Stream 5 APQO - IC yang diikuti berbagai kalangan. Mulai instansi pemerintah, perusahaan swasta, BUMN hingga lembaga pendidikan dari berbagai negara.

”Ini capaian yang luar biasa dan membanggakan. Inovasi merupakan competitive advantage bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan yang kian ketat," kata Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, Jumat kemarin (18/10).

Gatot menyampaikan ini sudah kali kedua. Tahun 2018 tim Rembang Bangkit dan Sumber Angin PT Semen Gresik meraih penghargaan Platinum. Saat itu ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) ke-22 yang digelar di Kota Batam, Kepulauan Riau. Berkat prestasi itu, kedua tim  berhak maju ajang APQO - IC tahun 2019.

Innovation Officer PT Semen Gresik, Rachmad Solikin mengatakan terkait iklim inovasi terus tumbuh di lingkup perusahaan. Hal ini dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya karena jajaran Direksi Semen Gresik mendukung penuh progam inovasi.

”Progam tersebut juga merupakan indikator kinerja bagi setiap unit,” katanya.

Masih kata Rachmad, program inovasi ternyata juga multimanfaat. Tidak hanya merangsang kreativitas yang berujung meningkatnya produktivitas, namun juga mampu memunculkan efisiensi di berbagai lini.

Tim Rembang Bangkit misalnya. Potensi benefit yang dihasilkan mencapai Rp 1,9 miliar. Sedangkan tim Sumber Angin sekitar Rp 800 juta. PT Semen Gresik terus memacu aktivitas inovasi di kalangan karyawan perusahaan persemenan terkemuka ini.

Salah satu caranya rutin menggelar event Semen Gresik Innovation Convention (SGIC). Tahun 2019, tercatat ada 32 tim yang menjadi peserta SGIC. Dari hasil penghitungan sementara, potensi benefit yang dihasilkan puluhan tim dengan berbagai karya inovasinya sekitar Rp 30 miliar. ”Target kita inovasi menjadi budaya di lingkup Semen Gresik,” tegasnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia